Jumat, 23 Oktober 20

Lion Air ‘Kacau’, Menhub Harus Berani Tegur Rusdi Kirana

Lion Air ‘Kacau’, Menhub Harus Berani Tegur Rusdi Kirana

Jakarta, Obsessionnews – Menteri Perhubungan Ignasius Jonan dinilai tidak berani menegur pemilik Lion Air, Rusdi Kirana terkait penelantaran penumpang oleh Lion Air di Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Yudi Widiana Adia mengatakan, Ignasius harus berani menegur Rusdi Kirana meskipun dia anggota Wantimpres. Menurut Yudi, Pemerintah harus memberi contoh yang baik.

“Kalau tumpul dan tak berani menegur Rusdi Kirana, apa yang dilakukan Jonan selama ini sia-sia saja, yang blusukan, tapi tak berani peringatkan Rusdi Kirana,” ujar Yudi di Jakarta, Jumat (20/2/2015).

Selain itu, Yudi juga prihatin atas penelantaran penumpang Lion Air di Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta. “Saya sangat prihatinkan terjadinya penelantaran terhadap penumpang oleh Lion Air. Selalu terjadi seperti ini,” katanya.

Kejadian yang telah berulang kali itu, menurut Yudi, seharusnya tidak terjadi lagi. Oleh karena itu, Kemenhub segera panggil pemilik Lion Air, tanya apa masalahnya.

“Kalau tidak kooperatif kasih sanksi karena lakukan penelantaran terhadap penumpang,” tuturnya.

Terjadinya penelantaran itu, masih kata Yudi, disebabkan masalah internal di Lion Air. Kuatirnya ada problem di internal mereka (Lion Air), sehingga menyebabkan orang lain sengsara, Adapun sanksi yang bisa diberikan kepada Lion Air berupa peringatan, pembekuan dan pencabutan izin terbang.

“Tergantung bagaimana bentuk pelanggaran yang dilakukan Lion. Sanksi terberat adalah pencabutan izin terbang bagi Lion Air,” ungkapnya.

Dia juga mengaku, Komisi V DPR RI sendiri akan berkunjung ke Batam, Lion Air Center.
“Kita akan ke Batam, disana adalah Center Office Lion Air, ada bengkel Lion Air,” pungkasnya. (Purnomo)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.