Minggu, 24 Oktober 21

Harga CPO Bisa Naik, Jika Program Biodiesel Sukses

Harga CPO Bisa Naik, Jika Program Biodiesel Sukses

Jakarta, Obsessionnews.com – Direktur Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Fadhil Hasan, memprediksi, harga minyak sawit mentah (CPO) di tahun 2015 bisa naik, jika program mandatory biodiesel sukses.

Pemerintah sebelumnya, telah meluncurkan program biodiesel, yakni bahan bakar solar yang berasal dari tumbuhan, antara lain CPO dan biji jarak.

“Tahun ini harga CPO di pasar Internasional diprediksi masih tertekan, seperti yang terjadi tahun lalu. harga rata-rata CPO pada tahun ini sekitar USD 700 per ton. Sementara harga CPO di pasar internasional sekarang rata-rata berkisar USD 630-650 per ton,” ujar Fadhil dalam jumpa pers GAPKI, di Jakarta, Jumat (30/1/2015).

Direktur Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI)  Fadhil Hasan (tengah). Foto: Reza Indrayana
Direktur Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Fadhil Hasan (tengah). Foto: Reza Indrayana

Fadhil menambahkan, salah satu pendorong naiknya harga CPO tahun ini adalah penyerapan biodiesel di dalam negeri. Sebab, dapat mendongkrak harga CPO di pasar internasional. Ada penelitian bahwa penyerapan CPO 1 juta ton untuk biodiesel, maka harga CPO akan meningkat USD 96/ton.

Menurutnya, apabila program mandatory biodiesel di dalam negeri berjalan, berimbas pada peningkatan harga CPO dan mengurangi impor bahan bakar minyak (BBM).

Sedangkan, Joko Supriyono, Sekertaris Jenderal GAPKI menambahkan, sepanjang tahun 2014 harga CPO sulit untuk terkerek karena harga minyak nabati lain seperti kedelai, rapeseed dan biji bunga matahari mengalami penurunan karena melimpahnya stok. Hal ini diperparah dengan jatuhnya juga harga minyak dunia.

Joko menyebutkan, tahun 2014 harga rata-rata CPO hanya mampu bertengger di USD 818,2 per ton. “Harga rata-rata ini turun 2,8% dibandingkan dengan harga rata-rata CPO tahun 2013 yaitu USD 841,71 per ton,” pungkas Joko.

Related posts