Sabtu, 25 September 21

Harga Bahan Pokok Naik Akibat Distribusi Tak Stabil

Harga Bahan Pokok Naik Akibat Distribusi Tak Stabil
Jakarta, Obsessionnews – Anggota Komisi IV DPR RI Ichsan Firdaus mengatakan, persoalan melambungnya harga bahan pokok di pasar lebih disebabkan karena adanya pendistribuan barang yang tidak stabil.
Untuk itu kata dia, persoalan ini menjadi tangung jawab Menteri Perdagangan Rahmat Gobel, sebagai pihak yang memiliki tugas menstabilkan harga-harga bahan pokok di pasar. Pasalnya, berdasarkan hasil pantauan Kementerian Pertanian stock bahan pangan sudah mencukupi.

“Persoalan utama masalah logistik adalah distribusi, jadi Kementrian Perdangangan yang jadi pokok persoalan sebab dari keterangan Kementan, stok sudah cukup, tapi problem nya adalah distribusi,” ujar Ichsan di gedung DPR RI, Jakarta, Senin (8/6/2015).

Politisi Partai Golkar ini ‎meminta kepada Rahmat, untuk segera menjalankan aturannya sendiri, seperti menimbun bahan pokok selama 3 bulan. Pasalnya, dalam waktu dekat ini akan segera datang bulan Rhamadan. Dimana, momentum ini sering dijadikan permainan oleh mafia pangan terhadap para petani.

“Pelarangan menyetok lebih dari 3 bulan itu harus dipertegas, Mendag harus mempertegas efektifitas dan implemenatasi dari peraturan Mendag itu sendiri dan memastikan juga tidak terjadi penimbunan karena masalah utama adalah terjadi penimbunan dan pedagang besar cenderung latah karena momentum puasa,” ungkapnya

Berdasarkan pantauan Kementerian Perdagangan, bahan-bahan pokok yang mengalami kenaikan seperti cabe, bawang merah dan bawang putih. Disejumlah tempat harganya berbeda-beda. Bahkan untuk di wilayah Sumatera harga bawang bisa mencapai Rp 40.000 sampai Rp 50.000. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.