Rabu, 8 Februari 23

Hakim Tolak Keterangan Novanto soal Nama-nama Penerima e-KTP

Hakim Tolak Keterangan Novanto soal Nama-nama Penerima e-KTP
* Setya Novanto bersama kuasa hukumnya saat sedang menjalani persidangan kasus korupsi e-KTP.

Jakarta, Obsessionnews.com – Majelis hakim menolak keterangan mantan Ketua DPR Setya Novanto terkait nama-nama anggota DPR yang diduga ikut menerima uang dalam proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP).

“Menurut majelis hakim, konfrontir dilakukan di luar persidangan, sehingga tidak dapat dijadikan pertimbangan,” ujar hakim Anwar saat membacakan pertimbangan putusan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Selasa (24/4/2018).

Dalam persidangan Novanto mengungkapkan korupsi e-KTP tidak dilakukan sendirian. Ada banyak anggota DPR yang disebut ikut menerima uang haram itu. Pemberian dilakukan oleh pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong melalui keponakan Novanto, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo.

Masing-masing orang yang diberikan uang adalah Olly Dondokambey, Tamsil Linrung, Mirwan Amir dan Melchias Markus Mekeng. Kemudian, Arif Wibowo, Ganjar Pranowo, dan M Jafar Hafsah. Ada juga nama Pramono Anung, Puan Maharani, dan juga Agun Gunandjar.

Menurut Novanto, pada Rabu (21/3/2018), sehari sebelum sidang pemeriksaan terdakwa, ia dikonfrontir dengan keponakannya Irvanto Hendra Pambudi oleh penyidik KPK. Saat itu, menurut Novanto, Irvanto mau mengakui bahwa ia digunakan sebagai kurir untuk mengantar uang kepada anggota DPR.

Menurut Novanto, sesuai keterangan Irvanto, masing-masing anggota DPR mendapat uang 500.000 dollar Amerika Serikat. Adapun, total seluruhnya sebesar 3,5 juta dollar AS.

Novanto Divonis 15 Tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsidair 3 bulan kurungan. Novanto juga dicabut hak politiknya selama 5 tahun. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.