Minggu, 26 Juni 22

Hadapi Puasa-Lebaran, Pertamina Banjiri BBM

Hadapi Puasa-Lebaran, Pertamina Banjiri BBM

Jakarta, Obsessionnews – PT Pertamina (Persero) bakal membanjiri BBM dan LPG selama Ramadhan dan Idul Fitri, melebihi permintaan rata-rata untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Sehingga aktivitas mudik masyarakat tidak terganggu.

“Pertamina akan menemani dan melayani masyarakat konsumen BBM dan LPG selama 24 jam penuh selama Ramadhan dan Idul Fitri 1437 H,” ujar Vice President Corporate Communication Pertamina, Wianda Pusponegoro, Jumat (3/6/2016).

baca juga:

Pertamina Siapkan Pasokan BBM Jelang Ramadhan

Pusat Logistik Berikat BBM, Hemat Rp7,2 Triliun

Harga BBM Bakal Bisa Diturunkan Lagi

Wah! BBM Bakal Kena Cukai

Pertamina memproyeksikan pemakaian Premium selama H-15 hingga H+15 Lebaran naik sekitar 15%, sementara stok yang dipersiapkan mencapai 82.496 kiloliter (Kl), Solar (subsidi) diperkirakan turun 12% dengan persiapan stok 31.118 Kl.

Kenaikan signifikan terjadi pada Pertamax, yakni 17%, dengan stok yang dipersiapkan 12.000 Kl dan Pertalite melonjak menjadi 43% dengan persiapan stok 10.200 Kl.

Untuk LPG diperkirakan naik 9% dari kebutuhan rata-rata harian dari 20.886 metrik ton (MT) menjadi 22.622 MT.

Namun demikian, Pertamina akan menyamankan konsumennya selama puasa dan Idul Fitri dengan penambahan pasokan sebanyak 5-15% dan extra waktu operasional depot dan agen agar masyarakat dapat dengan mudah mendapatkan LPG 3 kg, 5,5 kg dan 12 kg.

“Pertamina juga akan menjaga stok BBM dan LPG dalam kondisi aman. Ketahanan stok Premium 17 hari, Solar 28 hari, Pertamax 25 hari, Pertalite 7 hari, Avtur 25 hari dan LPG 25 hari,” imbuh Wianda.

Untuk mengantisipasi terjadinya keadaan yang luar biasa, Pertamina menyiapkan upaya dan persiapan monitoring stok BBM dan LPG. Melibatkan Kementerian ESDM, BPH Migas dan Hiswana Migas.

Menambah personel dan armada tanki serta penambahan waktu operasional armada. Menyiapkan kantong BBM dan armada tanki yang stand by di SPBU yang berada di jalur padat dan tempat wisata.

Penjualan pertamax kemasan bagi pengemudi yang enggan antri (khususnya pengguna roda dua). Menyiapkan jalur ‘contra flow’ dengan koordinasi dan pengawalan polisi apabila terjadi kemacetan. Berkoordinasi dengan TNI – Polri serta berbagai instansi seperti Dinas Perhubungan dan instansi lain yang dianggap berkepentingan. @reza_indrayana

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.