Sabtu, 19 Oktober 19

Hadapi Lebaran, Pertamina akan Tambah Pasokan BBM ke SPBU

Hadapi Lebaran, Pertamina akan Tambah Pasokan BBM ke SPBU
* Mobil tangki Pertamina yang berisi BBM siap didistribusikan ke sejumlah SPBU.

Jakarta, Obsessionnews.com – PT Pertamina (Persero) akan penambahan mobil tangki, menyiapkan mobil tangki dan menambah stok BBM di setiap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Ini sebagai strategi untuk menghadapi besarnya permintaan BBM pada saat momen Lebaran.

“Kami akan melakukan penambahan mobil tangki, mempersiapkan awak mobil tangki untuk menyalurkan BBM ke sejumlah SPBU dan meningkatkan pasokan BBM,” ujar Vice President Retail Fuel Marketing Pertamina, Afandi di Jakarta, Selasa (4/4/2017).

Meski tidak menyebutkan jumlah penambahannya, namun upaya tersebut diakuinya sebagai strategi yang telah dibahas bersama dengan tim satgas Lebaran yang dibentuk oleh perseroan. Sekaligus sebagai bagian dari evaluasi pada saat lebaran tahun lalu, dimana ada lonjakan permintaan.

Selain itu, untuk memperlancar arus penyaluran BBM ke SPBU, pihaknya pun telah berkoordinasi dengan kepolisian untuk dilakukan pengawalan saat mobil-mobil tangki melakukan pengiriman ke sejumlah SPBU yang rawan terjadi kemacetan akibat padatnya arus lalu lintas.

“Kami juga koordinasi dengan kepolisian untuk melakukan pengawalan mobil tangki,” terang Afandi.

Jika mengacu pada data Lebaran 2016, konsumsi Pertalite mengalami pertumbuhan sebesar 40 persen, Pertamax tumbuh 30 persen, sedangkan Premium justru mengalami penurunan sebesar 7 persen. Perseroan menargetkan, konsumsi Pertalite pada Lebaran 2017 tumbuh 15 persen, Pertamax tumbuh 10 persen dan konsumsi Premium turun 5 persen.

“Titik-titik yang akan jadi konsen pada saat mendekati H-2 akan terjadi lonjakan permintaan,” kata Afandi.

Jika melihat kondisi normal, konsumsi Pertamax per hari mencapai 17.000 kiloliter (KL) dan melonjak menjadi 19.000 KL per hari pada saat momentum Lebaran. Selain itu, konsumsi Pertalite pada saat normal mencapai 39.000 KL dan melonjak menjadi 45.000 KL per hari. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.