Rabu, 12 Agustus 20

Hadapi Era Normal Baru, Pelaku Seni Rupa Didorong untuk Tetap Kreatif Berkarya

Hadapi Era Normal Baru, Pelaku Seni Rupa Didorong untuk Tetap Kreatif Berkarya
* Pelaku seni rupa. (Foto: Kemenparekraf)

Jakarta, Obsessionnews.com – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) mendorong para pelaku ekonomi kreatif agar tetap kreatif berkarya dan memanfaatkan peluang berkreasi di tengah pandemi Covid-19.

Plt. Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf Frans Teguh mengatakan, di masa pandemi Covid-19, para pelaku ekonomi kreatif harus tetap membangun harapan, semangat, dan menjadikan momentum ini untuk selalu berkreasi.

Baca juga: 250 Pelaku Ekraf Ikuti Pelatihan Kadabra

Menurutnya, di era normal baru bukanlah batasan terhadap produktivitas, kreativitas, dan daya cipta para pelaku ekonomi kreatif.

“Beberapa bulan belakangan ini memang banyak kegiatan yang harus ditunda, tetapi era normal baru yang akan kita jalani mempersilakan kembali kita untuk mewujudkan harapan dan menyelesaikan segala sesuatu yang telah direncanakan,” ujar Frans dalam keterangan tertulisnya yang diterima obsessionnews.com, Jumat (3/7/2020).

Dia menjelaskan, industri seni rupa sangat berkesinambungan dengan Kemenparekraf untuk saling bekerja sama menghasilkan produk-produk pariwisata dan ekonomi kreatif yang berkualitas dan memiliki kompetensi dengan kekuatan dan kearifan lokal sehingga bisa mendatangkan kesejahteraaan bagi pelakunya.

Baca juga: Kemenparekraf Dorong Pelaku Kuliner untuk Cepat Beradaptasi di Masa Normal Baru

Seperti diketahui, Kemenparekraf menggelar Virtual Talkshow Seri Obrolan Seru (Seni Rupa) pada Kamis (2/7). Hal ini diselenggarakan untuk membantu pelaku ekonomi kreatif di industri seni rupa dalam mengahapi tantangan pandemi Covid-19.

Menurut Frans, kondisi setelah pandemi sangat berdampak pada industri seni rupa seperti hilangnya tempat pameran, ditutupnya gallery dan art shop, berkurangnya pesanan karya seni rupa, dan pembatalan pameran.

“Pelaku ekonomi kreatif dituntut untuk berpikir kembali bagaimana untuk bertahan dalam masa pandemi dan mencari upaya terbaik yang harus dilakukan agar tetap produktif dan kreatif,” pungkasnya. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.