Sabtu, 18 September 21

Habib Rizieq Tersangka, Ulama Aceh Siap Perang!

Banda Aceh, Obsessionnews.com – Ulama Aceh dan Masyarakat Aceh menyatakan sangat kecewa terhadap Pemerintah Indonesia pimpinan Presiden Jokowi yang menetapkan Muhammad Habib Rizieq Shihab sebagai tersangka dengan bukti dan tujuan yang tidak jelas.

“Kami atas nama mewakili Ulama Aceh dan masyarakat Aceh yang cinta Allah dan Rasul menyatakan sangat kecewa kepada pemerintah indonesia yang sangat keterlaluan dalam mengkriminalisasi para Ulama dan sangat dhalim terhadap Islam!” seru Tokoh/Ulama Aceh, Tgk Muslim At Thahiry, dalam pernyataan sikapnya, Jumat malam (2/6/2017).

“Dengan menetapkan Habib Rizieq sebagai tersangka sama dengan pemerintah Indonesia telah menabuh genderang perang dan telah mengajak perang dengan ummat Islam. Masak penetapan Habib Rizieq sebagai tersangka tanpa bukti yang akurat dan sangat dipaksakan. Pemerintah jangan menganggab rakyat ini bodoh!” serunya pula.

“Kami juga menyatakan siap menerima Habib Rizieq Hijarah ke Aceh kapan kapan beliau pulang ke Indonesia. Kami yang masih mengalir darah pahlawan siap berbaiat kepada Al Habib Rizieq untuk siap menjadi para anshar membela beliau sampai tetesan darah terakhir,” tandasnya.

Tgk Muslim At Thahiry menegaskan, mungkin sudah saatnya Habib Rizieq hijrah sementara ke Aceh untuk menyelamatkan Indonesia dari jajahan keterunan para penjajah, sebagai mana Sukarno pernah ke Aceh dikala agresi belanda kedua untuk meminta bantuan para mujahid Aceh.

“Alhamdulillah dengan semangat jihad para pejuang Aceh yang membara kemerdekaan Indonesia berasil dipertahankan, dan juga sejarah mencatat Aceh telah menyumbang pesawat terbang kepada indonesia untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia,” paparnya.

“Maka sekali lagi kami nyatakan kami siap menerima Habib Rizieq dan siap naik gunung untuk berperang dengan penjajah yang sedang mendhalimi para Ulama dan memerangi Islam,” tantangnya.

“Dan juga kami mengaharapkan kepada semua para cucu pejuang yang ada di Aceh untuk segera merapatkan barisan untuk merebut kembali kemerdekaan dari tangan penjajah antek antek asing dan aseng,” tambahnya. (Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.