Minggu, 8 Desember 19

Habib Rizieq: Pelantikan Ahok, Bentuk Arogansi Kekuasaan

Habib Rizieq: Pelantikan Ahok, Bentuk Arogansi Kekuasaan

Jakarta – Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ) menekankan kepada fraksi-fraksi yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih (KMP) di DPRD DKI tidak boleh pasrah dan menyerah begitu saja, oleh tafsiran Perpu No. 1 tahun 2014 menurut versi Mendagri, Tjahjo Kumolo yang memastikan pelantikan Plt Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan dilakukan pada 18 November 2014 mendatang.

Penasehat GMJ, Habib Rizieq menilai, apa yang dilakukan Mendagri untuk melantik Ahok sebagai Gubernur DKI bisa dibilang sebagai bentuk arogansi kekuasaan. “Jangan sampai mendagri menggunakan arogansi kekuasaan,” ujarnya di DPRD DKI, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (10/11/2014).

Habib Rizieq juga mengingatkan kalau nantinya Ahok tetap dilantik, maka tidak menutup kemungkinan akan terjadi gesekan yang dapat memicu masyarakat Jakarta menggunakan arogansi kedaulatannya untuk melakukan hal-hal yang baik buat masyarakat Jakarta nantinya.

“Kalau begitu nanti masyarakat di bawah akan menggunakan arogansi kedaulatan, yang akan menimbulkan hal – hal yang tidak kita inginkan. Kami minta dengan sangat KMP tidak menerima pelantikan, dan kami dukung KMP kalau melantik Gubernur tandingan, sampai ada rekonsiliasi yang jelas dimana Ahok tidak diterima,” tegasnya.

Andaikata Ahok akan tetap dilantik dengan arogansi kekuasaan Mendagri, lanjut Habib Rizieq, maka KMP berhak melakukan hak angket dan hak Interplasi. Menurutnya, apa yang disampaikan oleh GMJ ini sesuai dengan konstisional.

Tidak hanya itu , Habib Rizieq juga mewanti-wanti apabila nantinya terjadi pelantikan Ahok dengan cara sepihak berdasarkan arogansi kekuasaan Mendagri tersebut, maka GMJ tidak bisa menjamin  DKI Jakarta menjadi tidak kondusif.

“Kami tidak main-main makin hari makin serius. Jangan sampai mereka marah. Suasana kondusif sangat berpengaruh. Kita tidak mau nanti Ahok dilantik masyarakat di bawah melakukan arogansi kedaulatan,” pungkasnya. (Pur)

 

Related posts