Kamis, 30 Juni 22

Habib Bahar Kembali Rasakan Dinginnya Jeruji Besi

Habib Bahar Kembali Rasakan Dinginnya Jeruji Besi
* Habib Bahar bin Smith. (Foto: viva)

Jakarta, Obsessionnews.com Tampaknya Habib Bahar bin Smith hanya dapat menghirup udara segar yang semu. Betapa tidak, Habib Bahar kembali dijebloskan ke dalam penjara dan lagi-lagi merasakan dinginnya jeruji besi.

Habib Bahar diamankan kembali di pesantrennya, Pondok Pesantren Tajul Alawin, Kampung Poktua, Desa Pabuaran, Kecamatan Kemang Kabupaten Bogor, pada Selasa (19/5/2020).

Ulama dan pendakwah Indonesia asal Manado, Sulawesi Utara ini sebelumnya dibebaskan dalam program asimilasi pada Sabtu (16/5), status Habib Bahar belum bebas murni. Adapun dalam kasusnya, Habib Bahar divonis 3 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Bandung.

Habib Bahar terbukti menganiaya 2 remaja di pondok pesantren miliknya di Bogor. Ia seharusnya bebas murni pada Desember 2021.

Namun dalam perjalanan bebas asimilasi, Pendiri Majelis Pembela Rasulullah ini mengadakan ceramah di hadapan para jemaahnya. Dari rekaman video yang diperoleh, jemaah yang datang tidak menghiraukan protokol pencegahan virus corona (Covid-19), terutama physical distancing.

Sebelumnya Kadivpas Kemenkumham Jabar Abdul Aris menuturkan, pihaknya sempat meminta Habib Bahar menahan diri dan tidak mengumpulkan massa di tengah pandemi corona. Jika kembali mengulang, asimilasi Habib Bahar akan ditinjau ulang. Tak hanya itu, Abdul menyebut asimilasi Habib Bahar bisa saja dicabut.

“Kita tinjau, apakah dicabut atau gimana. Kalau diingatkan enggak dengar ya kan maksudnya sudah berbeda. Kita enggak mau juga berlama-lama ngurus hal begitu,” kata Abdul saat dikonfirmasi, Senin (18/5).

Seperti diketahui, majelis hakim memvonis Habib Bahar hukuman 3 tahun penjara atas perbuatannya menganiaya dua remaja Cahya Abdul Jabar dan Muhammad Khoerul Aumam Al Mudzaqi alias Zaki. Vonis hakim lebih rendah ketimbang tuntutan jaksa penuntut umum Kejari Bogor yang menuntut 6 tahun penjara. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.