Kamis, 16 September 21

H-7 Lebaran, Truk Dilarang Masuk Tol Cipali

H-7 Lebaran, Truk Dilarang Masuk Tol Cipali

Bandung, Obsessionnews- Polda Jawa Barat melarang truk-truk besar untuk melintas di Tol Cipali dari H-7 Lebaran sampai H+5 Lebaran.

Demikian disampaikan Kapolda Jabar Irjen Pol. Moechgiyarto saat Rapat Koordinasi lintas Sektoral Operasi Ketupat Lodaya-2015 di Mapolda Jabar, Rabu (24/06).

hal itu untuk menghindari terjadi kemacetan dan kepadatan di ruas Tol Cipali, karena H-7 Lebaran diperkirakan akan banyaknya kendaraan-kendaraan yang akan melintas, dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah maupun Jawa Timur.

Menurut Moechgiyarto, jalur ini akan diminati oleh para pemudik sehingga tidak menutup kemungkinan akan terjadi kemacetan dampak dari adanya truk besar.

Lanjut Moechgiyarto, truk yang boleh melintas jalur ini hanya truk pengangkut sembako dan truk pengangkut BBM. Sementara truk-truk pengangkut umum menggunakan jalur alternatif atau jalur tengah.

Dapat diinformasikan, ruas jalur tengah mulai dari Purwakarta menuju Subang kondisi jalannya banyak yang berlubang. Sementara kondisi jalan dari Tol Cileunyi hingga ke Nagreg masih dalam perbaikan.

Sedangkan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heriyawan (Aher) meminta para personil dari Polda Jabar terus memaksimalkan peninjauan terutama soal penerangan, rest area dan rambu lalu lintas untuk meminimalkan kecelakaan.

Lantaran, sejak hari pertama dibuka hingga saat ini sudah hampir 30 kasus kecelakaan terjadi, yang menelan 3 korban jiwa.

“Walaupun masih banyak kekurangannya, Tol Cipali akan sangat membantu melancarkan arus mudik ataupun balik Lebaran 1436 H terutama untuk jalur utara. Maka dari itu, akan terus diupayakan agar pada H-7 sudah sangat layak untuk dilintasi oleh para pemudik,” tambah Aher.

Jawa Barat yang merupakan Ibukota Provinsi, merupakan barometer suksesnya arus mudik atau balik lebaran. “Untuk itu kerjasama dari berbagai instansi akan sangat berperan dalam kelancaran, keamanan, dan kenyamanan pada arus mudik dan balik Lebaran,” ujar Aher. (Baca juga: Hore….! Pemudik Lewat Cipali Dapat Diskon)

Operasi Lodaya
Untuk pengamanan Lebaran, Polda Jabar akan menurunkan 2.580 personil lengkap selama 16 hari, yaitu H-7, hari H, dan H+7 Idul Fithri 1436 H.

“Pelaksanaan ini merupakan agenda rutin, untuk memantapkan dan memberikan solusi agar Operasi Ketupat Lodaya-2015 semakin baik,” tutur Kapolda Jabar.

Selain itu, 12.285 kekuatan dari Kodam III/Siliwangi siap membantu Polda Jabar. Total ada 30.162 personil termasuk dari Polda Jabar, TNI, Pemda, dan tokoh masyarakat yang akan terjun langsung saat Operasi Ketupat Lodaya-2015 berlangsung.

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan yang juga hadir mengusulkan agar Polda Jabar berkerjasama dengan instansi terkait dan juga membagi tim agar lebih fokus apabila ada masalah dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya tahun ini.

“Saya usulkan adanya pembagian tim, jadi bisa terselesaikan sesuai pos nya. Misalnya, apabila ada laporan kerusakan jalan, Polda bisa menginformasikan ke Dinas Binamarga Provinsi agar bisa segera dibenahi,” usul Aher.

(Dudy Supriyadi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.