Senin, 20 September 21

Gusdurian Gelar Diskusi Film Terkait Nasib Rembang

Gusdurian Gelar Diskusi Film Terkait Nasib Rembang

Jakarta, Obsessionnews – Komunitas Gusdurian se-Jakarta Raya bersama Aktris yang juga Aktivis HAM Melani Subono dan peneliti Yayasan Desantara Mohammad Sobirin menggelar nonton bareng dan diskusi film “Samin Vs Semen”, Jumat malam (5/6), di Aula The Wahid Institute (TWI) Jl Taman Amir Hamzah Matraman, Jakarta. Film “Samin Vs Semen” menceritakan tentang perjuangan ibu-ibu petani Rembang melawan ketidakadilan.

Koordinator Sekretariat Nasional (Seknas) GusDurian Alissa Wahid yang juga Putri sulung Gus Dur ini mengatakan pemutaran film “Samin Vs Semen” ini terkait rencana pendirian pabrik semen di beberapa daerah, khususnya Rembang. Ini telah menjadi isu penting di tengah pro-kontra rakyat setempat.

Tak hanya itu, hingga kini para tokoh masyarakat Rembang menolak rencana itu, termasuk Rais Aam Syuriah PBNU KH A Musthofa Bisri yang notabenenya Pengasuh Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Rembang.

“Untuk mengetahui lebih lanjut isu tersebut, malam ini kita mau belajar bagaimana advokasi yang telah dilakukan Mbak Melanie dan Mas Sobirin kepada kaum Samin,” kata pemilik nama lengkap Alissa Qothrunnada Munawwaroh ini.

Gusdurian1

Sementara itu, Melanie Subono mengaku sangat mencintai Indonesia kendati kondisi negeri ini memprihatinkan. “Saya tidak hanya fokus Rembang. Sebelumnya, saya juga ke beberapa daerah lainnya untuk mengadvokasi mereka,” ujar anak dari .

Mohammad Sobirin dalam paparannya menegaskan, ia sepakat dengan yang dikatakan Alissa terkait persoalan semen di beberapa kabupaten di Jawa Tengah. “Masyarakat Samin yang berada di pegunungan Kendeng menolak pabrik semen,” pungkas Sobirin.

Di Jawa Tengah, kata Sobirin, terdapat beberapa pabrik semen yang tersebar di beberapa kabupaten. Antara lain Wonogiri, Pati, Rembang, Grobogan, Blora, Gombong. Sobirin menemukan data, bahwa Tiongkok merupakan negara penghasil semen tersebar di dunia. Negeri Tirai Bambu ini memiliki banyak sekali pabrik semen.

“Namun, 672 pabrik kini dibongkar. Pasalnya, besar sekali polutan yang dihasilkannya. Ini sangat berbahaya bagi alam sekitar. Nah, Indonesia ingin merebut pasar semen ini,” ungkapnya.

Tolak Semen-Kendeng

Sebelumnya, sorotan publik terhadap masyarakat pegunungan Kendeng, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, yang tengah menentang pendirian pabrik semen milik PT Semen Indonesia di wilayah itu mulai menguat sejak terjadinya bentrokan warga dengan aparat keamanan pada 16 Juni 2014. Ketika itu warga memblokade acara yang disinyalir menjadi momen peletakan batu pertama pabrik. Peristiwa itu bisa disimak lewat video yang diproduksi Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK) Rembang.

Sejak peristiwa itu, masyarakat setempat yang didominasi ibu-ibu rumah tangga setia menggelar tenda di sekitar lokasi tapak pabrik. Mereka tak rela sumber mata air dan penghidupannya di pegunungan Kendeng dirampas.

Melanie Subono menginisiasi petisi online sebagai bentuk solidaritas. Selebriti yang dikenal peduli dengan isu-isu lingkungan itu mengarahkan petisinya kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya. (Popi Rahim)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.