Sabtu, 28 Mei 22

Gus Solah dan Bima Arya Akan Bahas Radikalisme dan Medsos

Gus Solah dan Bima Arya Akan Bahas Radikalisme dan Medsos

Jakarta, Obsessionnews – Maraknya gerakan radikalisme di Indonesia patut diwaspadai. Pasalnya, motif seseorang terpengaruh gerakan ini bukan lagi karena ideologi ataupun keagamaan, melainkan sudah masuk pada motif ekonomi dan kepentingan. Terlebih, penyebaran paham radikalisme ini semakin cangih melalui media sosial.

Untuk mendiskusikan itu dan bagaimana pencegahanya, Komunikonten, Institut Media Sosial dan Diplomasi ‎akan menggelar diskusi publik dengan tema ‘Gotong Royong Menghadapi Radikalisme dan Memperjuangkan Kepentingan Nasional di Media Sosial’ di Pusat Pengembangan Islam Bogor (PPIB), samping Masjid Raya Kota Bogor, Senin (21/12/2015) pukul 13.00 WIB.

Direktur Eksekutif Komunikonten Hariqo Wibawa Satria‎ memastikan, KH Salahuddin Wahid atau Gus Solah bersama Wali Kota Bogor Bima Arya akan hadir dalam acara tersebut. ‎Mereka secara ekspilist akan menyampaikan pandangannya mengenai radikalisme dan bahayanya bagi keutuhan NKRI.

“Masalah utama kita sebenarnya kemiskinan, korupsi, karakter yang lemah dan daya saing bangsa yang rendah, namun isu radikalisme atas nama apapun dan usaha memecah belah antar anak bangsa ini harus diwaspadai dan dilawan, kita butuh masukan dan pikiran dari Gus Solah, insyaAllah, beliau sudah oke hadir,” kata Riqo melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (20/12/2015).

Menurut Hariqo, diskusi ini tidak hanya membahas tentang radikalisme, tetapi juga mengajak anak-anak muda untuk untuk bela negara, dan memperjuangkan kepentingan nasional di media sosial. Sebab, paham radikalisme juga bisa dicegah melalui media sosial.

Seperti halnya Gus Solah dan beberapa tokoh Islam lain mereka kata Hariqo, tidak hanya berperan sebagai kiyai atau pengasuh pondok pesantren, tapi mereka juga aktif mengunakan media sosial. ‎ Gus Solah dengan akun twitter @Gus_Solah adalah salah satu yang paling aktif berpendapat tentang berbagai hal mengenai persoalan bangsa.

“Gus Solah menjadi teman bagi siapapun di media sosial, beliau tidak monolog tapi berdialog dengan akun-akun lain di media sosial,” jelas Hariqo yang juga alumnus Pondok Modern Gontor ini.

Ketua Panitia kegiatan ini Hafyz Marshal menerangkan, Diskusi ini juga akan menghadirkan narasumber lain yaitu Dahnil Anzar Simanjuntak (Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah), Emanuel Herdyanto (Mantan Sekjend PP Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia), Hariqo Wibawa (KOMUNIKONTEN) dan dimoderatori oleh Edrida Pulungan (novelis dan blogger)

“Terima kasih kepada berbagai organisasi dan komunitas yang siap hadir pada diskusi ini. Persiapan teknis terus kita matangkan, ini kerja bersama, kolaborasi khas komunitas anak-anak muda, nantinya akan lebih banyak dialog,” jelasnya. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.