Rabu, 1 Februari 23

Gus Najmi, Tokoh Muda yang Hilang dari Struktur Kepengurusan DPW PPP DKI Jakarta

Gus Najmi, Tokoh Muda yang Hilang dari Struktur Kepengurusan DPW PPP DKI Jakarta
* Najmi Mumtaza Rabbany atau yang akrab disapa Gus Najmi. (Foto: dok. pribadi)

Obsessionnews.com – Politikus muda Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Najmi Mumtaza Rabbany, atau yang akrab disapa Gus Najmi, Mumtaza Rabbany, atau yang akrab disapa Gus Najmi, hilang dari struktur kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP DKI Jakarta.

 

 

Baca juga:

Gus Najmi Tegaskan PPP DKI Jakarta Apresiasi Penutupan Holywings

Tanggapi Anies Dituding Pembohong, Gus Najmi: Giring dan PSI Tidak Boleh Mengabaikan Fakta

 

 

Hal tersebut mengacu pada Surat Keputusan (SK) Perubahan Pengurus DPW PPP Provinsi DKI Jakarta dengan No.0790/SK/DPP/W/I/2023 yang ditandatangani oleh Plt. Ketua Umum DPP PPP Muhamad Mardiono dan Sekjen DPP PPP Arwani Thomafi pada 17 Januari 2023, di kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat.

Dalam siaran pers yang diterima obsessionnews.com, Senin (23/1/2023) disebutkan nama putra Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa’adi tersebut hadir dalam lanskap politik Jakarta setelah politikus senior PPP almarhum H. Lulung Abraham Lunggana memilihnya sebagai Sekretaris DPW PPP DKI Jakarta.

Haji Lulung menyatakan bahwa penunjukan Gus Najmi sebagai proses transformasi partai yang selama ini identik dengan “partai orangtua” menjadi partai modern yang siap beradaptasi dengan isu politik sosial dan kekinian. Baginya, partai musti menyatakan siap memberikan ruang yang seluas-luasnya bagi generasi muda dan generasi Z untuk bersama-sama berkiprah di dunia politik sekaligus menjawab tantangan PPP ke depan.

Keputusan Haji Lulung ini memang membawa angin segar tidak hanya untuk partai, melainkan untuk anak-anak muda utamanya di DKI Jakarta. PPP menyadari bahwa minat kaum muda terhadap politik belakangan mulai menurun. Survei CSIS mengungkapkan, minat anak muda untuk ikut dalam partai politik sangat rendah. Hanya 1,1% anak muda yang saat ini bergabung dengan partai politik. Di sisi lain persentase anak muda yang ikut dalam organisasi kepemudaan cukup besar, yakni 21,6%. Dengan menempatkan Gus Najmi sebagai pimpinan partai di DKI Jakarta, publik meyakini langkah tersebut menjadi awal untuk berkolaborasi dan kesempatan bersama untuk kaum muda di daerah ini.

Upaya dalam mendorong transformasi partai tersebut juga sejalan dengan langkah menggalang suara kaum muda. Gus Najmi merupakan salah satu sosok vote gatter (pengumpul suara) mengingat Ia banyak berkecimpung dalam komunitas-komunitas anak muda di DKI Jakarta dan dekat dengan kalangan para ulama, kiai, dan habaib.

Pria yang juga mewakili Indonesia dalam Forum Pemimpin Muda ASEAN 2019 silam ini juga kerap kali muncul dalam beberapa pernyataan media yang berkonotasi positif terhadap pencalonan Anies Baswedan sebagai presiden. Selain itu, saat menjabat Sekreraris DPW PPP DKI Jakarta, Gus Najmi juga merekomendasikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebagai bakal cawapres Anies dalam Rapimwil PPP DKI Jakarta yang digelar pada 14 April 2022 silam. Dalam beberapa pernyataan media, Ia menegaskan bahwa langkah tersebut sesuai dengan harapan dan keinginan konstituen serta basis ceruk PPP di DKI Jakarta.

 

 

Gus Najmi juga sempat menobatkan Tokoh Persatuan dan Pembangunan DKI Jakarta bersama jajaran pengurus PPP DKI Jakarta kepada mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada peringatan hari lahir (harlah) PPP ke-49 yang digelar di kantor DPW PPP DKI Jakarta Jl I Gusti Ngurah Rai Jakarta Timur, Minggu (30/1/2022). (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.