Minggu, 12 Juli 20

Gus Ipul Paling Diunggulkan dalam Pilkada Jatim

Gus Ipul Paling Diunggulkan dalam Pilkada Jatim

‎Jakarta, Obsessionnews.com – Satu tahun bukanlah waktu yang lama untuk menunggu pelaksanaan pemilihan gubernur Jawa Timur (Jatim) pada 2018. Meski konstelasinya belum menguat seperti Pilkada DKI Jakarta, namun, nama-nama yang akan diusung sebagai cagub sudah semakin menguat.

Pilkada Jatim menarik dan banyak mendapat perhatian publik karena daerah ini sebagai kota terbesar setelah Ibu Kota Jakarta. Jatim bukan hanya dikenal sebagai kota pahlawan, tapi juga dikenal sebagai kota industri, kota pariwisata dengan jumlah penduduk terbanyak di Pulau Jawa.

Setidaknya menyambut Pilkada Jatim, ada tiga nama yang disebut-sebut bakal maju sebagai cagub. Ketiganya yakni, Syaifulllah Yusuf atau Gus Ipul, Menteri Sosial Khofifah Indar P‎arawansa dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Pengamat Politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio menilai, dari tiga nama tersebut yang punya kans besar untuk memenangkan Pilkada Jatim adalag Gus Ipul. Sebab mantan Ketua GP Ansor itu sudah dikenal dekat oleh masyarakat Jatim sejak ia terpilih sebagai Wagub pada 2008 lalu.

“Saya liat yang paling menonjol bisa jadi Gus Ipul, selain sudah dikenal oleh masyarakat Jatim, kinerjanya juga sudah terbukti,” ujar Hendri saat dihubungi Obsessionnews.com Senin (16/1/2017).

Bila Risma maju dan diusung oleh PDI Perjuangan, maka kata dia, Risma akan menjadi pesaing terberat Gus Ipul, meski disisi lain ada nama Khofifah. Ini terjadi karena ia melihat Pilkada Jatim dari dulu selalu menjadi perebutan dua partai besar yakni PDI-P dan Partai Demokrat.

“Kita tahu menangnya Pakde Karwo (Soekarwo) dengan Gus Ipul itu adalah simbol kemenangan Demokrat sebagai partai pengusung utama. Dan kalau pun akan bertarung, maka Risma bisa menjadi lawan beratnya karena PDIP juga punya tokoh central di Surabaya,” jelasnya.

Sementara Khofifah, sebenarnya dipandang cukup kuat karena dia adalah mewakili tokoh NU. Namun, bila itu ukurannya, maka Gus Ipul juga bisa disebut sebagai tokoh NU, karena keduanya memang punya backgroand yang sama. “Dengan majungnya Gus Ipul dan Khofifah perlu dicarikan jalan tengah, karena keduanya adalah tokoh NU,” tuturnnya.

Adapun, untuk posisi calon wakil sudah banyak nama-nama yang diprediksi akan ikut mendampingi mereka, salah satunya adalah Ridwan Hisjam anggota Komisi X DPR yang dulu pernah diusung sebagai cawagub mendampingi Soetjipto dari PDI Perjuangan pada pemilu 2008.

“Ridwan masih memungkinkan punya peluang, tapi harus berkerja ekstra, karena warga Jatim itu memilih pemimpin karena etos kerja yang sudah teruji, dan kita tahu Gus Ipul dan Risma keduanya sudah sama-sama menunjukan itu,” ucapnya.

Ridwan yang pernah menjabat sebagai Ketua DPD Golkar Jatim ini memang bisa dibilang sebagai politisi senior yang punya banyak pengalaman. Namun kata dia, ia kini didorong lagi untuk maju sebagai cawagub maka, Golkar harus bisa membangun citra yang positif di daerah. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.