Selasa, 10 Desember 19

Gunung Es Tiga Kali Luas Jakarta di Antartika Meleleh

Gunung Es Tiga Kali Luas Jakarta di Antartika Meleleh
* Gunung Antartika mencair. (Foto: CBN)

Antartika, Obsessionnews.com – Setiap saat Gunung es di Antarika selalu mencair dalam ukuram yang besar. Ini terjadi diduga karena ada perubahan iklim berupa pemanasan global di bumi. Data terakhir menujukan gunung es ukurannya tiga kali lebih luas dari Jakarta mencair

Gunung es bernama D-28 itu terpisah dari lapisan es Amery pada 26 September lalu. Peristiwa gunung es berukuran 1.636 kilometer persegi ini merupakan pecahan besar pertama di lapisan es Amery sejak tahun 1964.

Meski demikian, sebagian ilmuwan ada yang tidak percaya hal ini terjadi terkait perubahan iklim. Pasalnya, retakan es terjadi di sebelah lokasi, dikenal sebagai loose tooth, yang selama ini dilihat oleh para ilmuwan.

Amery merupakan paltform es terapung yang membentuk lapisan es Antartika bertemu lautan. Lapisan es ini bekerja dengan cara yang mirip dengan penopang arsitektur, mereka berfungsi menahan aliran es yang mencair.

Lapisan es Amery memiliki luas apung diperkirakan mencapai 60.000 kilometer persegi. Air bisa menembus lebih dari 550 kilometer di bawahnya.

Dilansir dari The Guardian, Selasa 1 Oktober 2019, para ilmuwan dari program Antartika Australia, Institut Studi Kelautan dan Antartika, dan Lembaga Scripps Oseanografi telah memantau situs ini selama hampir 20 tahun.

Helen Amanda Fricker, seorang profesor Scripps mengatakan, para ilmuwan pertama kali memperhatikan keretakan di bagian depan lapisan es pada awal 2000-an dan memperkirakan gunung es besar akan pecah antara tahun 2010 dan 2015.

Lapisan es Amery adalah yang terbesar ketiga di Antartika dan terletak di antara stasiun penelitian Davis dan Mawson Australia. Para peneliti telah mempelajari lapisan es sejak 1960-an dan saat ini memiliki instrumen di atas es yang mengukur dampak pencairan lautan dan aliran es. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.