Senin, 27 September 21

Gubernur Sumbar Galang Gerakan Kembali ke Surau

Gubernur Sumbar Galang Gerakan Kembali ke Surau

Padang, Obsessionnews – Meski sulit diwujudkan, semangat kembali ke surau harus tetap menjadi acuan. Di Sumatera Barat (Sumbar), kembali ke surau, seperti yang dilakukan pada masa lalu, di mana seorang anak laki-laki menimba ilmu pendidikan, belajar silat, adat, agama di surau, suatu program pemerintah sekalipun dalam kondisi saat ini tidak mungkin lagi dapat diwujudkan.

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan, jika dikaitkan dengan konteks kekinian di mana gaya hidup masyarakat telah berubah, di mana tidak ada lagi anak-anak muda yang tidur di masjid, program kembali sulit dilaksanakan.

”Jika program kembali ke surau dapat dilaksanakan oleh masyarakat sebagai mana masa dulu, kita akan berikan apresiasi dan dukung. Tapi kita lihat sekarang, semua saat ini tidur di rumah dengan tingkat kesejahteraan yang semakin baik,” kata Irwan Prayitno ketika memberikan tausiyah dan sambutan Tim Safari Ramadhan Provinsi Sumatera Barat di Masjid Al Mukhlisin Kayu Kalek, Perumahan Padang Sarai, Permai Kecamatan Koto Tangah, Selasa (23/6).

ke surau1

Program kembali ke surau juga sulit dilaksanakan, salah satunya karena pola para orang tua dalam memperhatikan anak-anaknya juga mempengaruhi.

Program tersebut sulit dilaksanakan karena kolaborasi antara pemda dengan pemuka adat dan juga dengan ulama belum optimal.

“Implementasi babaliak ka surau dapat lebih optimal di mana Pemda lebih intensif dan meningkatkan sinergi dengan kelembagaan adat dan kelembagaan agama,” sebut Irwan.

Menurutnya, salah satu yang menjadi kendala selama ini yaitu kurangnya dorongan dari tokoh-tokoh adat. Maka dari itu ke depan perlu ditumbuhkan lagi sinergi dengan lembaga adat dan Kantor Wilayah Kementerian Agama.

ke surau2

“Kita akan munculkan lagi program dan kegiatan-kegiatan kepemudaan tentunya dengan melibatkan organisasi kepemudaan,” ujarnya.

Tim Safari Ramadhan Provinsi di Masjid Al Mukhlisin Kayu Kalek Perumahan Padang Sarai Permai Kecamatan Koto Tangah, itu antara lain Kepala Biro (Kabiro) Bina Sosial (Binsos), Syharil, unsur Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA), Dinas Pertanian, Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar Sayuti Datuak Panghulu Basa serta Asisten Pemerintahan dan rombongan kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Kota (Pemko) Padang.

Dalam kesempatan itu Gubernur menyerahkan bantuan sebesar Rp20 juta, 25 Al-Qur’an, dan  15 Tafsir. (Musthafa Ritonga)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.