Jumat, 2 Desember 22

Gubernur: SE 2016 Landasan Kebijakan Ekonomi Sumbar

Gubernur: SE 2016 Landasan Kebijakan Ekonomi Sumbar

Padang, Obsessionnews – Badan Pusat Statistik (BPS), Minggu (1/5) secara serentak melakukan Sensus Ekonomi (SE) 2016 kepada seluruh warga Indonesia. SE 2016 bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang potret utuh perekonomian bangsa, sebagai landasan penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan nasional maupun regional.

Petugas Sensus BPS Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dan BPS Kota Padang beserta Petugas Pencacah Lapangan mendatangi Gubernur Sumbar Irwan Prayitno di Istana Gubernuran Jalan Sudirman dan Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah di Palanta Kota Padang Jalan Ahmad Yani.

Petugas Pencacah Lapangan BPS menanyakan beberapa pertanyaan kepada orang nomor satu Sumbar dan Kota Padang tersebut, keberadaaan usaha yang dilakukan selain menjadi pejabat daerah berikut siapa saja yang tinggal dirumah untuk dapat memperoleh data.

Kepala BPS Provinsi Sumbarr Dody Herlando mengatakan, SE dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia. Pencacahan pertama dimulai dengan para pemimpin wilayah dan petinggi negara. Sebagai pemimpin negara dan petinggi negara sekaligus dapat mengayomi masyarakat bahwa SE merupakan tugas bangsa dan tanggung jawab bersama, karena manfaatnya untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia tidak hanya pelaku usaha.

“SE akan kita tuntaskan sampai 31 Mei. Semoga semua lancar serta tuntas sampai waktu yang telah ditentukan, karena hasil sementara akan kita laporkan kepada Presiden untuk pidato kenegaraan 6 Agustus nanti, untuk detil rekap keseluruhan akan sampai akhir tahun,” kata Dodi Herlando saat pencacahan berlangsung di gubernuran, Minggu (1/5).

Sementara itu Gubernur Sumbar Irwan Prayitno meminta masyarakat khususnya pelaku usaha untuk berpartisipasi dalam SE 2016. Memberikan data yang bernar, karena data tersebut akan dijadikan sebagai landasan dalam menyusun kebijakan dan perencanaan pembangunan di Sumbar.

“Jangan takut memberikan data, karena semua untuk kepentingan ekonomi di Sumbar. Sampaikanlah data yang akurat dan tidak memberikan data asal-asalan karena data tersebut untuk mengetahui ekonomi di Sumbar di luar sektor pertanian,” katanya.

Ditempat berbeda, Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah sangat menyambut baik dengan kehadiran petugas SE yang datang kerumah dinasnya untuk melakukan pendataan dan menanyai tentang usaha yang dilakukan oleh pemilik rumah, baik dirinya sendiri, istri maupun anak-anak.

“Warga Kota Padang untuk memberikan informasi sejelas-jelasnya kepada petugas SE, sehingga Pemko Padang dapat informasi tentang usaha yang berkaitan denga nekonomi oleh warga Kota Padang,” ujarnya.

Mahyeldi mengatakan, data SE 2016 akan dijaga kerahasiaan oleh petugas BPS, karena telah dilindungi undang-undang dan tidak perlu khawatir dalam memberikan data terkait usaha yang dilakukannya. (Musthafa Ritonga/@alisakinah73)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.