Sabtu, 18 September 21

Gubernur Larang Mobil Dinas, Wagub Kok Bolehkan

Gubernur Larang Mobil Dinas, Wagub Kok Bolehkan

Padang, Obsessionnews – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno dan Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar Muslim Kasim, ternyata tidak sependapat tentang kendaraan dinas dibawa saat mudik lebaran 1346 H. Gubernur secara tegas melarang pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar membawa kendaran dinas saat mudik lebaran. Sementara, Wagub membolehkan. dengan batasan tertentu.

Irwan Prayitno mengatakan, larangan pejabat membawa mobil dinas untuk kepentingan mudik lebaran sudah jelas diatur melalui peraturan gubernur (Pergub) Nomor 2 tahun 2009 tentang penggunaan kendaraan dinas.

“Dalam pergub tersebut diatur, bahwa kendaraan dinas digunakan untuk operasional kedinasan, serta ditempatkan di pool kendaraan dinas di masing-masing satuan kerja perangkat daerah (SKPD),” kata Irwan disela sidak ke sejumlah pasar dan supermaket bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), Pemko Padang, dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Jum’at (3/7).

Irwan Praitno mengatakan, ketentuan larangan membawa kendaraan dinas sudah ada sejak Gubernur Sumbar Gamawan Fauzi.

“Bagi pejabat dan pegawai yang masih membandel akan diberi sanksi, baik itu berupa sanksi dispilin, teguran atau sanksi berat sesuai aturan yang berlaku.
Ini sudah dipedomani semenjak masa Gubernur Gamawan Fauzi juga merujuk ke Pergub ini. Bagi yang masih membandel ada sanksi yang menanti, baik itu berupa sanksi dispilin, teguran atau sanksi lainnya. Namanya aturan ada sanksi,” ujar Irwan.

Lebih lanjut Irwan Prayitno mengatakan, aturan larangan itu untuk mempertegas larangan yang dikeluarkan Presiden RI Joko Widodo.

Secara terpisah, Kepala Biro Umum Setdaprov Sumbar Asben Hendri mengatakan, sesuai aturan yang berlaku, kendaraan dinas tidak dibenarkan dibawa pulang untuk aktifitas pribadi.

Asben Hendri mengatakan mobnas yang berada di bawah kewenangan Biro Umum sebanyak 43 buah. Semua kendaraan itu ditempatkan di pool kantor Gubernur.

Sebelumnya, Wagub Sumbar Muslim Kasim mendukung langkah yang diambil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Yuddy Chrisnandi yang membolehkan penggunaan mobil dinas untuk kegiatan mudik lebaran

“Saya secara pribadi sependapat dengan kebijakan itu. Tradisi mudik kan hanya sekali dalam satu tahun yaitu pada saat lebaran. Dengan kondisi tersebut wajar jika pegawai menggunakan mobil plat merah, karena kebutuhan dan alasan penggunaannya jelas. Itu bukan kejahatan kok,” kata Muslim Kasim saat bersafari Ramadahan di Masjid Istighfar di Koto Malintang, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, Jum’at (26/6/).

Alasan Muslim Kasim memperbolehkan mobil dinas
karena dinilai sangat membantu pegawai golongan rendah untuk memperoleh akses transportasi selama mudik lebaran. Selama dibawa mudik lebaran, kendaraan dinas menjadi tanggung jawab penuh brsangkutan serta bersedia menjamin perawatan selama dipakai berikut untuk menangggung Bahan Bakar Minyak (BBM) nya. (Musthafa Ritonga)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.