Sabtu, 23 Oktober 21

Gubernur Jateng Tolak Toleransi Muatan Truk 75%

Gubernur Jateng Tolak Toleransi Muatan Truk 75%

Semarang, Obsessionnews – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo menolak permintaan  Aliansi Pengemudi Independen (API) yang menuntut toleransi muatan truk sebesar 75%.

“Sesuai dengan Perda Nomor 1 Tahun 2012 dan UU Nomor 35 Tahun 2009 tidak bisa diberikan toleransi kelebihan muatan,” kata Ganjar Pranowo dalam pertemuan dengan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jateng, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jateng, Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Jateng, dan perwakilan API di kantor Dinas ESDM Jateng, Senin (2/3).

Ganjar menegaskan ia bisa mengubah Perda, tetapi para sopir truk harus memberikan keterangan ilmiah dari pakar. Namun, kubu API tidak mendatangkan ahli yang berkompeten.

“Saya minta, kalau Anda (API,red) punya ahli, didatangkan. Namun tidak didatangkan. Salah saya di mana?” tutur Ganjar.

Mengenai permintaan para sopir agar dia tidak tebang pilih ketika menindak sopir truk yang kelebihan tonase, Ganjar menegaskan semua truk yang terbukti melanggar aturan akan diberi sanksi. Ia memberi contoh ketika melakukan sidak di Jembatan Klepu, dan ia menghentikan seluruh kendaraan yang tidak sesuai tonase.

“Satu jam saya di sana. Semua kendaraan ditilang, kecuali satu kendaraan karena memang tidak melanggar toleransi beban maksimal,” tegas Ganjar.

Sebelum menutup pertemuan Ganjar berharap diberikan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat agar tatanan aturan bisa berjalan dengan semestinya.

“Kalau tidak didukung masyarakat, tatanan yang sudah ada ataupun sedang diberlakukan bisa rusak,” pungkasnya.

Sementara itu usai pertemuan Ketua Serikat Pekerja Independen (SPI) dan ketua API Suroso tak banyak berkomentar mengenai isi pertemuan tersebut.

“Kami hendak berkoordinasi terlebih dahulu dengan teman-teman,” kata Ketua SPI Suwardiyono.

Seperti diketahui sopir truk bermuatan galian C (penambangan batu, koral, dan pasir sungai) yang tergabung dalam API Jateng berunjuk rasa besar-besaran di sepanjang Jalan Pahlawan, Semarang, tepatnya di depan kantor Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Senin (23/2). API menuntut diberikan toleransi muatan hingga 75% Jumlah Berat Diizinkan (JBI). (Yusuf IH)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.