Minggu, 23 Januari 22

Golkar Main Suap di MA Bereskan Sengketa?

Golkar Main Suap di MA Bereskan Sengketa?

Jakarta, Obsessionnews.com – Partai Golkar kembali diterpa isu tidak sedap, terkait dugaan suap pengaturan gugatan kasasi di Mahkamah Agung (MA) yang diajukan oleh kubu Aburizal Bakrie. Saat itu masih terjadi dualisme kepengurusan di Golkar.

Sekjen Partai Golkar Idrus Marham yang berada di kubu Aburizal membantah, kabar miring tersebut. Ia mengklaim kemenangan kubu Aburizal dalam sidang kasasi di MA berdasarkan fakta persidangan.

“Kami yakin menang berdasarkan fakta yang ada dan kita tak melakukan apa-apa,” kata Idrus saat dihubungi, Senin (8/8/2017).

Menurutnya, pihak Aburizal mempercayakan penyelesaian konflik Golkar melalui jalur hukum dengan menunjuk Yusril Ihza Mahendera sebagai pengacara. Di luar itua, Idrus yakin tidak ada kader Golkar yang bermain curang.

“Pengacara kami kan Pak Yusril. Kami tak menghubungi siapapun dari luar,” akunya.

Demi menjaga nama baik Golkar, Idrus mempersilahkan kepada KPK untuk mengusut dugaan suap tersebut. Bila benar terjadi kecurangan, menurutnya, itu adalah oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Silahkan diusut, bila itu untuk kepentingan penegakan hukum yang jauh dari korupsi,” katanya.

Sebelumnya, besan Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi Abdurachman, Taufik, diduga bersama-sama dengan pejabat Mahkamah Agung, Andri Tristianto Sutrisna, mengatur perkara kasasi yang diajukan Partai Golkar.

Perkara yang dimaksud terkait pengajuan kasasi atas putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN). Hal itu terungkap dalam persidangan bagi Andri Tristianto Sutrisna yang merupakan Kepala Sub Direktorat Kasasi Perdata, Direktorat Pranata dan Tata Laksana Perkara Perdata Mahkamah Agung.

Andri didakwa menerima suap dan gratifikasi dari pihak yang berperkara di MA. Dalam dakwaan Jaksa Penuntut dari KPK, Andri terbukti mengatur dan mengkondisikan perkara sesuai keinginan pemberi suap. Salah satunya, dilakukan bersama Taufik dalam perkara Partai Golkar. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.