Senin, 29 November 21

GNFP Ulama Apresiasi Kepolisian

GNFP Ulama Apresiasi Kepolisian
* Diskusi “Mengurai Benang Kusut Terorisme” di Jakarta, Sabtu (19/5/2018). (Foto: Iqbal/Obsession Media Group)

Jakarta, Obsessionnews.com – Ketua Gerakan Nasionl Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Yusuf Muhammad Martak mengapresiasi upaya aparat kepolisian dalam menangani kasus teroris yang terjadi di Surabaya, Jawa Timur. Menurutnya, kasus tersebut adalah musibah nasional yang dirasakan bersama.

“Itu adalah musibah nasional, yang dirasakan bersama-sama. Kami juga mengapresiasi aparat sudah menangani kasus tersebut,” ungkapnya dalam dalam diskusi “Mengurai Benang Kusut Terorisme” di Jakarta, Sabtu (19/5/2018).

Selain itu dia meminta kepada masyarakat untuk tidak memiliki stigma yang tidak-tidak kepada umat muslim, karena kasus tersebut tidak ada kaitannya dengan umat Islam.

“Kapolri juga menyatakan teroris ini tidak ada kaitannya dengan Islam. Ssudah jelas tidak perlu ada ketakutan lagi,” jelasnya.

Sebelumnya, serangan bom bunuh diri mengguncang Surabaya dan Sidoarjo pada Minggu dan Senin, 13-14 Mei 2018. Pada Minggu, bom bunuh diri menerjang tiga gereja berbeda di Surabaya. Malamnya, bom meledak di Rusunawa Wonocolo, Taman Sidoarjo. Senin pagi, giliran Mapolrestabes Surabaya diserang bom bunuh diri.

Total korban tewas 25 orang dari serangan bom di Surabaya dan Sidoarjo itu. Sebanyak 12 korban meninggal dari masyarakat, sedangkan 13 korban tewas adalah pelaku bom bunuh diri.

Dari peristiwa beruntun itu, tim Densus 88 melakukan penindakan dengan menangkap 13 terduga teroris di Surabaya dan Sidoarjo, empat di antaranya ditembak mati. (Bal)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.