Rabu, 5 Agustus 20

GMAE Bangkitkan Minat Generasi Muda Jadi Petani

GMAE Bangkitkan Minat Generasi Muda Jadi Petani
* Mahasiswa Departemen Budidaya Pertanian  dan Ikatan Mahasiswa Agronomi dan Pemuliaan Tanaman  Faperta Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar Gadjah Mada Agro Expo (GMAE) di Pusat Jajanan Lembah UGM dan Jalan Olahraga UGM, Yogyakarta, Minggu (29/9/2019). Acara ini bertema  “Agriculture: The Art of Living”. (Foto: Bayu Arista/UGM)

Pada kenyataannya potensi tersebut tidak diimbangi dengan tingkat regenerasi petani. Karena berdasarkan Rencana Strategis 2015-2019 Kementrian Pertanian tercatat dalam kurun waktu 2010 hingga 2014, petani dalam kelompok umur 15 sampai 29 tahun mengalami penurunan jumlah rata- rata sebesar 3,41%. Petani muda diproyeksikan terus menurun jumlahnya. Jika demikian dalam beberapa tahun ke depan petani sekarang akan menua sedangkan petani usia produktif berkurang sehingga Indonesia kekurangan petani.

Untuk itu minat generasi muda perlu dibangkitkan kembali. Tentu saja yang ditawarkan bukan menjadi petani konvensional yang membajak sawah dengan kerbau atau petani yang dibayangi dengan mahalnya harga pupuk.

Kini pertanian hadir dengan teknologi modern beserta mekanisasi yang selaras dengan jiwa generasi muda yang selalu haus akan inovasi.

Pertanian menjadi bagian dari napas kehidupan berbalut seni yang akan selalu berkembang dan hidup seiring peradaban manusia. Pertanian mengembuskan napas industri ekonomi kreatif dan pemberdayaan masyarakat melalui agrosociopreneur sebagai penggerak Indonesia Maju 2045.

Walaupun urgensi pertanian hadir dalam menyediakan pangan untuk masyarakat, pertanian masa kini juga telah merambah pada estetika, makanan fungsional, sumber energi terbarukan, dan bahan baku industri.

Oleh karena itu GMAE  dikemas dalam bentuk pameran kreatif produk pertanian dari industri hulu hingga hilir.

Halaman selanjutnya

Pages: 1 2 3

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.