Sabtu, 25 September 21

GKR Hemas Dikirim Puluhan Bunga, Sindiran untuk OSO

GKR Hemas Dikirim Puluhan Bunga, Sindiran untuk OSO

Jakarta, Obsessionnews.com – Karangan bunga kembali dikirimkan ke kompleks parlemen (DPR, DPD, MPR). Kali ini puluhan karangan bunga ditujukan untuk Pimpinan DPD KGR Hemas sebagai bentuk dukungan moril atas konflik kepemimpinan di DPD, di mana Oesman Sapta (OSO) dianggap sebagai Ketua DPD yang dipilih secara tidak sah.

‎Selain dukungan moril untuk GKR Hemas dan Farouk Muhammad sebagai pimpinan yang sah, karangan bunga itu juga berisi sindiran atas terpilihanya OSO yang dianggap melanggar hukum dan melawan keputusan Mahkamah Agung (MA). Demikian juga posisi OSO yang rangkap jabatan sebagai Wakil Ketua MPR dan Ketua Umum Partai Hanura.‎

Berikut beberapa tulisan pada karangan bunga untuk GKR Hemas, dan sejumlah sindiran untuk OSO. ‎

‎”Senator RI itu negawaran bukan preman,” dikirim oleh Aliansi Tanggap Parlemen Indonesia.

“Senator-senator DPD RI bayaran di mana‎ rasa malumu?” dikirim oleh  SAKPI.

“Hari gini rangkap jabatan mana rasa malumu DPD RI?” dikirim oleh Gerakan Anti Premanisme Parlemen.

“Senator RI berjuang untuk daerah bukan parpol,” dikirim oleh  PACI.

“Maju terus pimpinan senator pilihan 2014-2019,” dikirim oleh  Perkumpulan Masyarakat Indonesia.

“DPD RI bukan taman kanak-kanak yang suka permen manis gratis,” dikirim oleh Civil Society Indonesia-CSI.

“Putusan MA wajib ditaati bukan dikangkangi,” dikirim oleh PMI.

“Indonesia negara taat hukum DPD RI tidak taat hukum apa kata dunia?” dikirim oleh Solidaritas Anti Korupsi Parlemen Indonesia-SAKPI.

“Bicara kejahatan berani taat hukum dan lapas jabatan rangkap dong!! Mana nyalimu!!” dikirim oleh Masyarakat Peduli Penegak Hukum dan Etika Demokrasi Pancasila.

Karangan bunga itu sedianya  ditempatkan di depan Gedung DPD pada‎ Senin (8/5/2017). Namun, atas instruksi pihak DPD, petugas Pamdal melarang karangan bunga tersebut ditempatkan di DPD. Sempat terjadi ketegangan antara pengirim dengan Pamdal.

Pada akhirnya pihak pengirim mengalah, lalu menempatkan puluhan karangan bunga tersebut ke rumah dinas GKR Hemas yang berada di Jalan Denpasar, Kuningan, Jakarta. ‎ (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.