Rabu, 28 Oktober 20

Gerindra Panik Belum Punya Tiket Capres?

Gerindra Panik Belum Punya Tiket Capres?
* Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bersama politisi senior PAN Amien Rais saat menjalani ibadah umrah.

Jakarta, Obsessionnews.com – PPP menilai tidak ada yang harus ditakuti dari rencana pertemuan Prabowo Subianto dan Amien Rais dengan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) di sela-sela ibadah umrah kedua politisi tersebut. Justru sebaliknya PPP menyebut pihak Gerindralah yang panik karena belum memenuhi syarat koalisi.

“Yang panik itu Gerindra karena sampai saat ini belum resmi dapat koalisi untuk memenuhi syarat 20% kursi atau 25% suara, sehingga Prabowo belum bisa mengantongi tiket pilpres,” ujar Wasekjen PPP Achmad Baidowi atau Awiek kepada wartawan, Sabtu (2/6/2018).

Menurut Awiek, ada beberapa tanda kepanikan dari kubu Prabowo. Salah satunya, Awiek mencontohkan ibadah umrah yang sedang dijalankan Prabowo. Ibadah umrah kata dia, tidak lepas dari urusan politik. Meski sah-sah saja, itu dianggap sebagai kepanikan.

“Tanda-tanda kepanikan terlihat ketika ibadah umrah pun diselipi agenda silaturahmi politik,” jelasnya.

Awiek menegaskan koalisi Jokowi tak terlalu menganggap penting pertemuan Prabowo dengan Amien Rais. “Bagi kami, Prabowo bertemu Amien Rais beberapa kalipun tak ada efeknya. Yang menilai adalah publik,” ujarnya.

Ketum Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, dan elite PKS akan bertemu dengan Habib Rizieq Syihab di sela-sela ibadah umrah di Mekah. Gerindra menyebut ada kepanikan dari koalisi Jokowi soal pertemuan Prabowo-Amien-PKS dengan Rizieq.

“Ini jadi heboh dari pihak Istana dan parpol koalisi karena panik, ya. Pak Prabowo ketemu, tokoh-tokoh itu ketemu Habib Rizieq sebagai imam besar umat Islam, Pak Prabowo capresnya umat Islam. Ini yang mungkin kekhawatiran mereka,” ujar anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra Andre Rosiade. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.