Senin, 18 Oktober 21

Gembong Narkoba Pernah Suap Presiden Meksiko Rp1,4 Triliun

Gembong Narkoba Pernah Suap Presiden Meksiko Rp1,4 Triliun
* Mantan Presiden Meksiko Enrique Peña Nieto (kiri) dan Joaquin "El Chapo" Guzman (kanan). (BBC)

Ternyata, seorang gembong narkoba Joaquin ‘El Chapo’ Guzman pernah menyuap Enrique Peña Nieto saat menjadi Presiden Meksiko, sebesar US$100 juta atau setara dengan Rp1,4 triliun.

Klaim itu diungkapkan Alex Cifuentes, yang mengaku orang dekat Guzman selama bertahun-tahun, di hadapan hakim pengadilan Kota New York. Bahkan, hal itu telah dia utarakan kepada aparat pada 2016.

Seperti dilansir BBC News, Rabu (16/1/2019), Guzman menjalani persidangan di New York sejak November setelah dia diekstradisi dari Meksiko untuk menghadapi tuduhan perdagangan kokain, heroin, dan narkotika lain.

Aparat AS menuduh pria berusia 61 tahun itu sebagai sosok di balik kartel narkoba Sinaloa—yang menurut jaksa penuntut umum, merupakan pemasok terbesar narkoba ke AS.

Menurut sejumlah wartawan di ruang pengadilan Brooklyn, Peña Nieto sempat meminta US$250 juta kepada Guzman sebelum akhirnya menyepakati US$100 juta.

Cifuentes mengklaim pengantaran uang dilakukan di Kota Meksiko pada Oktober 2012 oleh salah seorang rekan Guzman. Peña Nieto sendiri menjabat sebagai presiden Meksiko pada periode 2012-2018.

Gusman dijuluki El Chapo yang berarti ‘si pendek’ ditahan di Meksiko pada 2013 dan belakangan diekstradisi ke Amerika Serikat. Di sana dia mengaku bersalah atas tuduhan perdagangan narkoba setelah bersepakat dengan jaksa penuntut umum.

Peña Nieto belum menanggapi klaim Cifuentes, namun sebelumnya dia menolak tuduhan korupsi yang mengemuka dalam persidangan yang dimulai sejak November lalu.

Pengacara El Chapo, Jeffrey Lichtman, berkilah pemimpin kartel Sinaloa yang sebenarnya adalah Ismael ‘El Mayo’ Zambada.

Dia mengklaim Zambada lolos dari jerat hukum dengan menyuap seluruh pejabat pemerintah Meksiko, termasuk Peña Nieto dan presiden sebelumnya, Felipe Calderón.

Peña Nieto dan Calderón langsung menepis tuduhan itu. Bahkan Calderon menyebutnya “sama sekali tidak benar dan sembrono”.

Tentara menjaga penjara Altiplano tempat Guzan dipenjara sebelum melarikan diri.
(BBC)

Kisahnya, Guzman pernah melarikan lewat terowongan bawah tanah dari penjara dengan pengamanan ketat.

Pihak berwenang mengatakan si bos narkoba ini melarikan diri dari penjara Altiplano dengan melewati perjalanan sepanjang 1,5 km di terowongan yang dilengkapi dengan tangga serta ventilasi. Sebanyak 18 sipir penjara kini sedang ditanyai karena larinya El Chapo.

Guzman terakhir kali terlihat di dekat kamar mandi penjara, 11 Juli 2015, dan larinya si bandar narkoba tersebut dari penjara merupakan yang kedua kalinya.

Tahun 2001 El Chapo melarikan diri dengan bersembunyi di keranjang pakaian setelah menyogok sipir penjara namun berhasil ditangkap kembali tiga tahun kemudian.

Ujung terowongan berada di lokasi pembangunan yang terletak di luar dinding penjara. (BBC)

Sebelumnya, pada 2013 telah ditemukan lagi terowongan yang digunakan untuk menyelundupkan narkoba dari Meksiko ke AS.

Terowongan yang diduga baru jadi dibangun itu dilengkapi dengan listrik, ventilasi dan sistem kereta api itu menghubungkan lokasi di negara bagian San Diego, California dengan Tijuana, di Meksiko.

Di lokasi tersembunyi ini otoritas pemerintah setempat juga menemukan lebih dari delapan ton mariyuana dan 147kg kokain.

Pejabat belum mengumumkan lokasi persis terowongan ini serta berapa panjangnya, tetapi media Meksiko melaporkan terowongan tersebut terletak dekat bandara Tijuana.

Lebih dari 75 terowongan rahasia serupa sudah ditemukan sejak 2008 lalu. Petugas bea cukai dan imigrasi AS pun mengumumkan penemuan tersebut.

Menurut laporan media terowongan ini merupakan penemuan yang kedelapan di San Diego sejak tahun 2006.

Pada 2010 lalu, petugas menyita 22 ton narkoba dari terowongan sepanjang 640meter yang dilengkapi dengan jalur kereta yang menghubungkan Tijuana ke dua gudang di San Diego. (Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.