Minggu, 25 September 22

Gelombang Pertama 6 Terpidana Mati Dieksekusi Kejagung

Gelombang Pertama 6 Terpidana Mati Dieksekusi Kejagung

Jakarta – Kejaksaan Agung (Kejagung) telah mengumumkan dalam waktu dekat ini akan mengeksekusi enam terpidana mati kasus narkotika. Keenam terpidana mati tersebut merupakan eksekusi pada gelombang pertama.

“Gelombang berikutnya akan menyusul nanti. Kita akan mendahulukan perkara narkotika,” ujar Jaksa Agung, HM Prasetyo dalam konfrensi persnya di Kejagung, Jakarta Selatan, Kamis (15/1/2015).

Dia juga menyampaikan, pelaksana eksekusi terpidana mati tanpa mengabaikan hak-hak hukum dari yang bersangkutan (seorang terpidana mati). Hal ini dilakukan untuk penegasan, sinyal, dan pesan kepada pelaku jaringan sindikat narkotika bahwa Indonesia tdk main-main.

“Indonesia tidak akan bekompromi dengan sindikat. Kita akan konsisten dan tegas, tidak ada ampun bagi bandar, bahkan presiden menyatakan tidak ada maaf bagi mereka,” tegasnya.

Bagi pihak-pihak yang kebetulan tidak sepakat dengan hukuman kiranya dapat memahami karena ini semata-mata guna menyelamatkan kehidupan bangsa dari ancaman narkotik.

“Bagi para pelaku, bandar, akan kita berikan mereka supaya jera,” pungkasnya. (Pur)

Related posts