Selasa, 1 Desember 20

Gawat! Debu Kuning Pembawa Covid-19 Terembus dari China?!

Gawat! Debu Kuning Pembawa Covid-19 Terembus dari China?!
* TV Korut memperingatkan "debu kuning" termasuk "bahan beracun, virus dan mikroorganisme berbahaya lain." (Foto: BBC)

Korea Utara (Korut) memperingatkan warganya untuk tetap berada di dalam rumah karena dikhawatirkan adanya “debu kuning” yang berembus dari China dan dapat mengandung virus Corona (Covid-19).

Jalan-jalan di ibu kota Pyongyang dilaporkan sepi pada Kamis (22/10/2020) menyusul peringatan tersebut.

Negara yang sangat tertutup ini mengklaim bebas dari virus corona namun selalu berwaspada sejak Januari dengan menutup perbatasan dan pembatasan orang bergerak.

Tidak ada kaitan antara abu yang berembus secara musiman dan Covid-19.

Namun, Korea Utara bukan satu-satunya negara yang menyebut ada kaitan antara debu dan virus corona.

Tim Disinformasi BBC yang memeriksa fakta-fakta berbagai berita palsu menyebutkan Turkmenistan juga menduga embusan debu mengandung virus dan warganya diminta memakai masker.

Serangan virus mematikan
Televisi negara Korea Utara, Korean Central Television (KCTV), menyiarkan laporan khusus terkait cuaca pada Rabu (21/10) dan memperingatkan adanya embusan debu kuning pada Kamis (22/10).

Debu kuning mengacu pada pasir dari gurun pasir di Mongolia dan China yang biasanya berhembus ke arah Korea Utara dan Korea Selatan pada waktu-waktu tertentu setiap tahun. Debu ini biasanya bercampur debu beracun yang selama bertahun-tahun menimbulkan keprihatinan terkait dampaknya bagi kesehatan.

Surat kabar resmi pemerintah, Rodong Sinmun pada Kamis (22/10) mengatakan “semua pekerja…perlu menyadari bahaya diserang virus mematikan,” terkait hembusan debu kuning, lapor Tim Disinformasi BBC.

Kedutaan kedutaan besar juga menerima peringatan dari Pyongyang tentang debu ini.

Laman Facebook Kedutaan Rusia di Pyongyang menyatakan kementerian luar negeri Korea Utara telah memperingatkan mereka dan misi diplomatik serta organisasi internasional lain di negara itu tentang badai debu, dan meminta semua orang asing tetap di rumah dan menutup semua pintu pada Kamis.

Apakah debu bisa mengandung Covid-19?
Media resmi Korea Utara mengatakan alasan dikaitkannya debu kuning dan Covid-19 adalah karena virus corona menular lewat udara, dan dengan landasan itu pemerintah negara itu, “perlu sangat memperhatikan adanya debu kuning”, lapor situs NK News.

Badan pengendalian penyakit Amerika Serikat mengatakan virus corona dapat bertahan di udara “selama berjam-jam”. Namun badan itu juga mengatakan sangat jarang ada orang yang tertular melalui jalan ini, khususnya udara di luar.

Penularan utama yang banyak terjadi adalah bila ada orang yang berada di dekat orang yang terkena yang biasanya batuk, bersin atau berbicara dan menulari virus melalui cipratan ludah.

Media di Korea Selatan juga menyanggah dugaan bahwa debu kuning dari China dapat menyebarkan Covid-19 di Korea Utara, menurut NK News. (Red)

Sumber: BBC News

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.