Selasa, 14 Juli 20

Gatot Khawatir Peristiwa di Suriah Terjadi di Indonesia

Gatot Khawatir Peristiwa di Suriah Terjadi di Indonesia
* Mantan Panglima TNI Jenderal Purn Gatot Nurmantyo.

Jakarta, Obsessionnews.com – Dalam beberapa hari terakhir selain diramaikan dengan pemberitaan Asian Games, publik juga diramaikan dengan persoalan Pilpres 2019. Khususnya menyangkut berbagai kejadian penolakan deklarasi gerakan 2019 Ganti Presiden yang dipelopori oleh politisi dan sejumlah aktivis pendukung oposisi.

Aksi penolakan atau pembubaran Gerakan 2019 Ganti Presiden terjadi di berbagai daerah. Kehadiran polisi yang melarang acara deklarasi ganti presiden ditunding sebagai sikap otoriter dari penguasa yang mengengkang kebebasan berpendapat masyarakatnya.

Sementara bagi pendukung Presiden Jokowi gerakan Ganti Presiden ada yang mengatakan makar, mendahului kampanye dan berpotensi menebar kebencian. Akibatnya setiap ada acara deklarasi, masyarakat selalu dihadapkan pada dua kubu yang saling bentrok antara satu dengan lain.

Melihat situasi ini, mantan Panglima TNI Jenderal Purn Gatot Nurmantyo merasa khawatir masyarakat akan kembali dihadapkan dengan situasi pada Pilpres 2014 dengan gesekan yang lebih parah. Sesama rakyat Indonesia diadu hanya untuk kepentingan politik lima tahun. Gatot takut peristiwa di Suriah terjadi di Indonesia.

“Saat ini yg lebih mnjadi kekhawatiran saya, rakyat ini trbelah sejak 20 mei 2014 hingga saat ini. Saat ini rakyat sedang terkotak-kotak. Ini adalah lampu kuning dan sudah mulai ada menggunakan rakyat mengadu dgn rakyat. Saya khawatir peristiwa di Syria bisa trjadi di negara kita,” ujar Gatot diakun Twitternya @gatotnurmantyo, Rabu (29/8/2018).

Gatot juga berharap kepada para elite dan pemimpin untuk bisa menahan diri dengan tidak memberikan pernyataan yang provokatif dan bisa menambah keruh suasana. Gatot menginginkan Pilpres bisa dinikmati seluruh rakyat Indonesia dengan penuh kegembiraan. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.