Minggu, 17 Oktober 21

Garuda Kerjasama Lindung Nilai dengan Tiga Bank

Garuda Kerjasama Lindung Nilai dengan Tiga Bank

Jakarta, Obsessionnews – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk pada hari ini, Senin (2/2/2015), melaksanakan penandatangannan kerjasama lindung nilai melalui transaksi Cross Currency Swap dengan 3 Bank ternama di Indonesia. Yakni, BNI, CIMB Niaga dan Standard Chartered dengan total nilai kerjasama Rp1 triliun.

Direktur Utama Garuda Indonesia M Arif Wibowo mengatakan, penandatanganan kerjasama lindung nilai melalui transaksi Cross Currency Swap dengan ketiga institusi perbankan tersebut merupakan bagian dari komitmen Perseroan untuk melaksanakan “Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. 16/21/PBI/2014 tentang prinsip kehati-hatian dalam Pengelolaan Utang Luar Negeri Nonbank” dan Peraturan Menteri BUMN No. PER-09/MBU/2013 tentang kebijakan umum transaksi lindung nilai BUMN”.

“Penandatanganan kerjasama ini adalah bentuk komitmen Garuda untuk menindaklanjuti peraturan pemerintah tersebut sekaligus merupakan salah satu milestones penting bagi perusahaan mengingat Garuda Indonesia saat ini merupakan BUMN pertama yang melaksanakan perjanjian kerjasama lindung nilai melalui transaksi Cross Currency Swap,” ujarnya.

Perseroan melakukan transaksi swap atas obligasi rupiah ke mata uang dollar AS. Nilai referensi tukar yang digunakan berdasarkan JISDOR pada tanggal transaksi 13 Januari 2015, yaitu Rp12.608 per dollar AS dengan suku bunga Rupiah yang menjadi acuan transaksi sesuai dengan tingkat kupon obligasi yaitu 9,25% per tahun (fixed), utnuk frekuensi pembayaran bunga per triwulan.

“Perjanjian kerjasama lindung nilai tersebut dilaksanakan dalam jangka waktu 3,5 tahun dan berakhir pada tanggal 5 Juli 2018 sesuai dengan berakhirnya obligasi rupiah,” lanjut Arif.

Seperti diketahui, transaksi tersebut dilaksanakan dalam rangka melakukan lindung nilai terhadap risiko tingkat bunga, menukar aset kewajiban ke dalam mata uang lain, sekaligus menukar tingkat suku bunga yang menjadi referensi dan risiko nilai tukar. Selain itu, transaksi tersebut juga dilaksanakan untuk melindungi nilai transaksi pembayaran pinjaman Perseroan atas sebagian Obligasi Rupiah yang diterbitkan Perseroan. (Herdianto)

Related posts