Senin, 30 Maret 20

Garna Sobhara Swara dari ‘Housekeeping Supervisor’ Jadi GM Hotel Berbintang

Garna Sobhara Swara dari ‘Housekeeping Supervisor’ Jadi GM Hotel Berbintang
* General Manager Hotel THE 1O1 Jakarta Sedayu Darmawangsa Garna Sobhara Swara. (Foto: Sutanto/Men’s Obsession)

Garna Sobhara Swara telah banyak makan asam garam kehidupan di industri hospitality. Kariernya berawal saat ia mengemban ilmu di negeri orang. Pahit getir kehidupan di rantau menjadikannya harus mandiri, termasuk mencari uang tambahan. Dari situ Garna terbentuk menjadi seorang pekerja keras.

Maka tak heran ketika ia kembali ke Tanah Air dan mengaplikasikan ilmu perhotelannya di industri hospitality, kariernya melesat. Dimulai dari seorang housekeeping supervisor hingga pada akhirnya menjabat posisi general manager  di usianya yang masih sangat muda, belum genap 40 tahun ia sudah diberi amanah memimpin sebuah hotel berbintang di Pontianak.

Tepatnya pada tahun 2001 Garna kembali ke Tanah Air. Awalnya ia sempat kesulitan mencari pekerjaan, bahkan sempat menganggur selama satu tahun karena kondisi negara yang saat itu belum stabil setelah serangan bom WTC di Amerika tahun 2001 silam.

“Saat itu setelah kejadian bom di WTC Amerika susah dapat kerjaan. Setelah satu tahun akhirnya saya baru dapat pekerjaan di salah satu hotel bintang lima di Jakarta sebagai Housekeeping Supervisor, tapi selama 3 tahun di posisi sama akhirnya saya menantang diri saya sendiri untuk mencari pengalaman dan tantangan baru,” Garna mengenang masa-masa itu.

Ya, itulah Garna! Sosok anak muda yang menyukai tantangan, yang tak betah berada dalam comfort zone dan yang selalu ingin mencoba hal baru. Ia kemudian memutuskan pindah ke hotel bintang lima lain masih di kawasan Jakarta. Perhitungannya pun sungguh tepat, di hotel itu kariernya kian bersinar, hampir setiap tahun ia mendapat promosi jabatan.

“Karena memang target saya itu setiap tahun saya harus naik jabatan. Itu target dalam karier saya. Saat itu usia saya masih 26 tahun saya selalu membuat target. Saat itu saya masih supervisor, saya punya target usia 30 tahun saya harus jadi manager. Tapi, alhamdulillah belum 30 tahun saya sudah jadi director of housekeeping. Jadi, sudah melewati target, melewati posisi manager, kemudian assistant director, setelah itu director,” ungkap Garna tanpa bermaksud membanggakan diri.

Usia masih sangat muda, Garna tentu masih memiliki target lain dalam hidupnya. Dari situ ia pun melanglang buana mencari pengalaman demi pengalaman, dari hotel ke hotel dan dari kota ke kota, seperti di Bandung, Bali, dan Pontianak. Di Kota Khatulistiwa inilah, babak baru dalam hidupnya dimulai. Untuk pertama kalinya ia diberi amanah menjabat sebagai pucuk pimpinan tertinggi dalam sebuah hotel: General Manager (GM).

Halaman selanjutnya

Pages: 1 2 3

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.