Minggu, 16 Mei 21

Gara-gara Covid-19, Klub Ini Terpaksa Main Tujuh Orang!

Gara-gara Covid-19, Klub Ini Terpaksa Main Tujuh Orang!
* Rionegro Aguilas dipaksa bermain hanya tujuh orang. (Foto: Goal.com)

Klub kasta tertinggi Kolombia, Rionegro Aguilas dipaksa untuk bermain lawan Boyaca Chico dengan hanya tujuh pemain pada Minggu (11/4) kemarin karena tingginya kasus cedera dan COVID-19 di dalam tim mereka.

Operator liga Kolombia tetap menyuruh Aguilas tampil dengan pemain ala kadarnya meski sebelumnya mengajukan penundaan.

Secara mengesankan, Aguilas berhasil menahan lawan mereka tanpa gol selama 57 menit pertandingan sebelum akhirnya kebobolan tiga gol dalam kekalahan 3-0.

Pertandingan dihentikan pada menit ke-79 setelah pemain Aguilas, Giovanny Martinez cedera dan tidak dapat melanjutkan permainan, membuat timnya tidak bisa memenuhi jumlah pemain minimum yang dibutuhkan untuk sebuah pertandingan.

Aguilas sebenarnya mengajukan permohonan kepada liga utama Kolombia, Categoria Primera A, untuk menunda pertandingan tersebut setelah 16 pemain mereka dinyatakan positif COVID-19 dan tujuh lainnya mengalami cedera.

Namun, operator liga memutuskan mereka untuk tetap bermain sesuai jadwal dan Aguilas pun hanya bisa menurunkan tujuh pemain yang fit – termasuk dua penjaga gawang.

Dalam pernyataan yang mereka unggah di Twitter sebelum pertandingan, Aguilas mengatakan mereka terpaksa bermain hanya untuk menghindari sanksi berat.

Berbicara kepada Win Sports awal pekan ini, presiden liga Kolombia, Fernando Jaramillo berkata: “Jika ada tujuh pemain yang tersedia, maka Anda harus bermain dengan ketujuh pemain itu.”

Sehari jelang pertandingan, Aguilas mengumumkan skuad matchday mereka di Twitter dengan sindiran: “18 … maaf ketujuh pemain ini dipanggil untuk pertandingan paling tidak seimbang dalam sejarah.”

Ketujuh pemain Aguilas yang turun ke lapangan berpose sebelum pertandingan dimulai dengan spanduk bertuliskan “NYAWA YANG UTAMA” dan “#MAINBERSIH”.

Meski pun mereka mampu bertahan dengan gagah selama hampir satu jam permainan, Boyaca Chico pada akhirnya memecah kebuntuan mereka pada menit ke-57 sebelum kemudian mencetak dua gol lain.

Laga tidak bisa dilanjutkan selama 90 menit penuh dan Aguilas menulis di laman Twitter mereka: “Kami kalah, namun kami memenangkan pertarungan melawan COVID-19. Kami sangat bangga dengan kalian [para pemain].” (Goal.com/Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.