Sabtu, 16 Oktober 21

Ganja Hilang, Gorila dan Zig-Zag Dipopulerkan

Ganja Hilang, Gorila dan Zig-Zag Dipopulerkan

Jakarta, Obsessionnews – Jauh hari sebelum bulan Ramadhan tiba, ganja tiba-tiba saja hilang dari pasar gelap. Daun kering yang menurut penggemarnya paling bagus kualitas dari Aceh, sepertinya memahami kedatangan bulan suci. Tapi nanti dulu. Apa benar seperti itu ?

Pada Mei 2015 lalu, masyarakat dihebohkan dengan beredarnya tembakau super Cap Gorila. Sayangnya, Polisi belum bisa menahan pemakai lantaran belum ada Undang-Undang yang mengaturnya.

Gorila sendiri, merupakan tembakau dengan campuran bahan kimia yang kalau dihisap mampu memabukkan pemakai melebihi ‘fly’ usai konsumsi ganja.

Selain Gorila, ada juga marijuana kemasan asal Dominika, negara kepulauan Karibia bernama Zig-Zag. Orang-orang, menyebutnya dengan nama K2. Sementara kualitasnya, melebihi Budha Stick asal Thailand yang sempat marak akhir tahun 1990-an lalu.

Di negara asalnya, Zig-Zag dijual bebas seharga 17 dollar Amerika Serikat (AS) perlintingnya. Sementara di Jakarta, harga terbilang murah yakni Rp 25 ribu perbatang. Selisih harga ini lumayan banyak, sekitar Rp 126 ribu jika kurs dollar AS berada di angka Rp 13 ribu perdollarnya.

Salah satu penjual online di dominika adalah situs https://www.smokersoutletonline.com/zig-zag-premium-25-ct-box.html.

Salah satu penggemar ganja yang ditemui obsessionnews.com mengatakan, hilangnya ganja dari pasar gelap kemungkinan sengaja dilakukan untuk mempopulerkan Gorila dan Zig-Zag. Sebab bukan apa-apa, ganja yang memiliki kandungan tetrahidrokanabinol (THC) dan dapat membuat pemakainya mengalami euforia rasa senang yang berkepanjangan tanpa sebab, sudah dilarang peredarannya di Indonesia. Pengedar atau pemakainya, dapat dijerat hukum pidana Undang-Undang Narkotika. Sementara Gorila dan Zig-Zag, belum bisa disentuh hukum. (Mahbub Junaidi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.