Minggu, 3 Juli 22

Gaji Pilot JT 610 Dilaporkan Lion Air Hanya Rp3,7 Juta

Gaji Pilot JT 610 Dilaporkan Lion Air Hanya Rp3,7 Juta
* Dirut BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto. (Foto istimewa)

Jakarta, Obsessionnews.com – Pihak
BPJS Ketenagakerjaan menerima laporan upah pilot Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang hanya sebesar Rp3,7 juta perbulan, sementara upah ko pilot yang dilaporkan sebesar Rp20 juta. Adapun upah pramugari yang dilaporkan di kisaran Rp3,6 juta hingga Rp3,9 juta.

Dirut BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto mengatakan, pihaknya tidak tahu alasan kenapa upah pilot Lion Air lebih kecil dibanding ko pilot. Agus meminta hal itu ditanyakan langsung kepada pihak Lion. “Coba tanyakan kepada manajemen Lion Air,” ujarnya di Jakarta, Rabu (31/10/2018).

Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan E Ilyas Lubis mengatakan setiap perusahaan wajib melaporkan upah yang sebenarnya kepada BPJS Ketenagakerjaan karena terkait dengan hak pekerjaan untuk mendapatkan perlindungan maksimal jika terjadi kecelakaan, kematian, usia tua dan pensiun.

Sebelum kejadian pesawat jatuh, pihaknya juga sudah meminta kepada Lion Air untuk melaporkan gaji sebenarnya seluruh karyawannya. “Manajemen berjanji akan memperbaikinya, tetapi musibah terlanjur terjadi,” ujar Ilyas.

Dia mengingatkan, apa pun kondisinya, hak pekerja dan ahli warisnya harus dipenuhi sesuai dengan peraturan perundangan. “Lion harus mengganti kekurangannya, karena santunan jaminan sosial adalah hak normatif pekerja yang harus dipenuhi setiap perusahaan,” kata Ilyas.

Dia mengimbau kepada semua perusahaan yang masih melaporkan sebagian upah dan atau sebagian pekerjanya ke BPJS Ketenagakerjaan agar melaporkan jumlah tenaga kerja dan upah yang sebenarnya agar pekerja mendapatkan haknya sebagaimana mestinya. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.