Sabtu, 23 Februari 19

FSP Protes BIN Tuding 41 Masjid BUMN Terpapar Radikalisme

FSP Protes BIN Tuding 41 Masjid BUMN Terpapar Radikalisme

Pernyataan Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN Bersatu dan FSP BUN terkait tuduhan Badan Intelejen Negara (BIN) terhadap 41 Mesjid di Lingkungan BUMN yang dianggap terpapar radikalisme :

Kami dengan ini menyatakan protes keras terhadap tuduhan terhadap kami karyawan BUMN yang mengunakan Mesjid di Lingkungan kantor tempat kami bekerja yang dianggap oleh BIN adanya Radikalisme.

Jelas tuduhan ini tanpa bukti Dan fakta yang jelas ,sebab Mesjid di Lingkungan BUMN hanya digunakan oleh karyawan BUMN untuk menjalankan ibadah sholat Dan tidak Ada kegiatan Radikalisme Dan jika jam kerja sudah selesai Juga sangat jarang digunakan oleh kami ,karena kami pulang kerumah masing masing

Sangat tidak mendasar dikatakan oleh BIN adanya terpapar gerakan Radikalisme di Mesjid Mesjid di Lingkungan kantor BUMN

Dan sangat tidak mungkin Ada gerakan Radikalisme di Mesjid Mesjid BUMN sebab Radikalisme itu biasanya tumbuh berkembang karena ketidak puasan Dan ketidak adilan atas kebijakan Pemerintah ,kami sangat puas kok dengan kebijak kebijakan pemerintah yang terkait pengelolaan BUMN

Radikalisme Juga muncul biasanya pada masyarakat yang berpendidikan rendah yang mudah terpengaruh oleh isu isu Sosial politik yang mengarah pada politik identitas ,primodialisme Dan rasisisme ,sedangkan kami karyawan BUMN adalah karyawan yang mayoritas berpendidikan cukup tinggi ,Dan tidak Ada primodialisme Dan rasisme diantara karyawan BUMN di Lingkungan kerja kami

Tidak Ada penindasan terhadap karyawan BUMN beragama oleh Pemerintah atau oleh Agama tertentu jadi tidak mungkin Mesjid Mesjid di BUMN yang banyak digunakan karyawan BUMN beragama Islam terpapar radikalisme

Tidak Ada keterasingan terhadap karyawan BUMN secara Sosial Dan Budaya sehingga kami karyawan BUMN tidak Punya sifat Radikalisme ,

Secara ekonomi kami sangat cukup dimana gaji Dan pendapatan kami sangat tinggi dibandingkan Pekerja Pekerja non BUMN yang mengunakan standar UMR jadi tidak mungkin Ada Radikalisme Mesjid Mesjid BUMN tempat kami beribadah

Karena itu kami Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu Dan Federasi Serikat Perkebunan Negara mendesak Kepala BIN untuk mencabut pernyataan yang mengatakan Mesjid Mesjid Di Lingkungan BUMN terpapar Radikalisme Dan meminta maaf pada umat Muslim khususnya umat muslim yang berstatus Karyawan BUMN

Karena Tuduhan BIN tersebut Akan berdampak negative kinerja BUMN yang sudah sangat bagus saat ini dimana Akan banyak penolakan penolakan dari perusahaan perusahaan dari Luar Negeri yang memerangi Radikalisme untuk bekerja sama dengan BUMN tempat kami bekerja

Mendesak pada Presiden Joko Widodo untuk mencopot Kepala BIN karena sudah Merugikan nama Baik BUMN yang sudah dikelola secara baik oleh karyawan BUMN dengan kebijakan kebijakan yang diterapkan dalam pemerintahan Joko Widodo

Jika tidak Ada Respon atas protes kami maka kami Akan mengkonsolidasi kawan kawan Pekerja BUMN Untuk melakukan aksi demo kepung Kantor BIN.

Jakarta 20 November

FX Arief Poyuono
Ketua Umum FSP BUMN Bersatu
Tuhu Bangun
Ketua Umum FSP BUN

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.