Senin, 17 Januari 22

FPI Unjukrasa Tuntut Kasus Tolikara Dituntaskan

FPI Unjukrasa Tuntut Kasus Tolikara Dituntaskan
* Abdul Hadi

Bandung, Obsessionnews – Front Pembela Islam (FPI) menggelar unjuk rasa di depan Gedung Sate Bandung menuntut kasus di Tolikara Papua dituntaskan.  FPI Bandung Raya menggelar aksi damai kekecewaan terhadap pembakaran mesjid dan Ruko di Tolikara saat Idul lalu.

Aksi digelar di depan gedung sate Bandung, Jumat (31/7). Menurut salah seorang koordinator aksi KH. Abdul Hadi, pihaknya meminta keadilan pemerintah atas kasus tersebut dan mendesak agar pelaku di usut secara tuntas. “Masa kalau ada oknum umat Islam melakukan hal yang sama langsung ditangkap, ko ini belum,” ujar Abdul Hadi.

fpi demo tolikara

Menurut Abdul Hadi, pihaknya juga mengundang para tokoh umat Islam diantaranya KH. Muhammad Ali Khathtath (Sekjen FUI), KH. Abdul Qohar Al Qudsi, LC (Ketua DPD FPI Jabar), H.M. Rizal Fadhilah, SH (Wakil Ketua PW Muhammadiyah Jabar/Tim Advokasi Muslim), Ir. H. Zulkarnaen (Ketua Dewan Masjid Indonesia Jabar), DR. H. Abdul Khoer, SH MH MM (bidang Hukum MUI Pusat), Drs. KH. Iyus Khoirunnas (Dewan Syuro FUI Bogor Raya), Prof. DR. H. Salim Bajri (Ketua FUI Cirebon), KH. Ma’sum A. Hasan (sesepuh Pondok Pesantren Miftahul Huda Utsmaniyah Cikole Ciamis).

fpi demo tolikara2

Kemudian, DR. H. Jaja Djahari, M.Pd (Ketua Badan Koordinasi Umat Islam Jabar/BKUI Jabar), DR. H. Nandang Koswara, M.Pd (Dewan Wilayah Syarikat Islam/SI Jabar), KH. Bahrul Hayat, MA (Ketua Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia/DDII Jabar), Habib Zaki Al Idrus (Padalarang Bandung Barat), Ustadz H. Ahmad Iman (Ketua Forkammi Bogor), Ustadz Ruston Nawawi, S.Pd (Sekretaris FUI Jati Sampurna Bekasi), H. Dadang Sumpena (Ketua Umum Barisan Kebangkitan Nasional/BARKIN), Ustadz H. Alimuddin (Ketua Forum Silaturrahmi Umat Islam/FSUI Bandung Kulon).

fpi demo tolikara3

Dalam aksi tersebut juga terbentang spanduk bertuliskan aksi  keprihatinan umat islam jabar atas pembakaran mesjid dan pendoliman umat islam di Tolikara. Wanted presiden Gidi pendeta Dorman Wandikmbo, Tragedi Tolikara merupakan fakta bahwa yang intoleran, radikal dan sparatis adalah non muslim (teroris gidi), apel siaga umat islam untuk muslim Tolikara, jangan ajari kami umat islam toleransi. Aksi ini dijaga aparat keamanan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.(Dudy Supriyadi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.