Senin, 18 Januari 21

FPI Gencar Kampanyekan Jangan Pilih Cagub DKI Non-Muslim

FPI Gencar Kampanyekan Jangan Pilih Cagub DKI Non-Muslim
* Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab.

Jakarta,  Obsessionnews.com – Menjelang pendaftaran calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta pada 21 September 2016,  suhu politik semakin memanas. Organisasi kemasyarakatan (ormas) Front Pembela Islam (FPI) semakin gencar mengampanyekan jangan memilih cagub dan cawagub non-muslim.

Salah satu bentuk manuver yang dilakukan FPI dan beberapa ormas Islam lainnya adalah membuat rumusan yang dinamakan “Risalah Istiqlal” di Masjid Istiqlal, Jakarta, Minggu (18/9). Salah satu isi risalah itu imbauan kepada partai politik (parpol) untuk tidak memilih cagub dan cawagub non-muslim.

Imam Besar FPI Muhammad Rizieq Shihab mengatakan, FPI dan beberapa ormas Islam lainnya sampai hari ini  tetap mengimbau kepada parpol-parpol yang mendukung cagub non-muslim untuk mencabut dukungannya.

“Ini akan kita sampaikan kepada mereka secara fair, secara terbuka. Soal mereka terima, tidak terima, itu kan persoalan lain,” tuturnya.

“Risalah Istiqlal” berisi sembilan poin sebagai berikut:

  1. Kepada seluruh umat Islam merapatkan barisan untuk memenangkan pemimpin muslim yang lebih baik.
  2. Diserukan kepada partai pro-rakyat agar berupaya maksimal untuk menyepakati satu calon pasangan, calon gubernur muslim.
  3. Diserukan kepada seluruh umat Islam untuk beramai-ramai menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada DKI 2017.
  4. Diserukan kepada seluruh umat Islam untuk berpegang kukuh kepada agamanya dengan hanya memilih calon muslim, dan haram memilih non-muslim dan haram pula golput.
  5. Diserukan kepada kaum muslimin untuk menolak, melawan, dan melaporkan segala bentuk suap, baik itu berbentuk money politic maupun serangan fajar.
  6. Pentingnya partai politik pro-rakyat untuk memaksimalkan daya yang mereka miliki serta melibatkan seluruh potensi atau elemen umat untuk memenangkan pasangan cagub cawagub yang disepakati umat.
  7. Mengokohkan ukhuwah dan mewaspadai segala bentuk fitnah dan adu domba yang ditujukan kepada calon yang diusung oleh umat.
  8. Mengingatkan seluruh pengurus KPU DKI, RT/RW yang ditugasi sebagai KPPS untuk mengawal dan mengawasi jalannya Pilkada, agar terwujud Pilkada DKI yang jujur dan adil.
  9. Mengimbau kepada partai yang mendukung calon non-muslim untuk mencabut dukungannya. Apabila tidak mengindahkan imbauan ini, maka diserukan kepada umat untuk tidak memilih partai tersebut. (@arif_rhakim)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.