Kamis, 26 November 20

FITRA: Mubazir, Biaya Proyek Perpustakaan Mewah DPR

FITRA: Mubazir, Biaya Proyek Perpustakaan Mewah DPR

Jakarta, Obsessionnews – Setelah banyak penolakan pembangunan gedung baru di DPR, kini rencana tersebut digantikan dengan pembangunan perpustakan mewah. Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) menilai rencana pembangunan perpustaaan mewah DPR hanya akan menghamburkan uang.

Sekertaris Jenderal FITRA Yenny Sucipto mengatakan budaya baca di DPR masih rendah membuat hasil pembangunan perpustakanan menjadi sebuah kemubaziran.

“Rencana pembuatan perpustakaan DPR tidak menjadi prioritas, Karena sebenarnya DPR sudah memiliki perpustakaan, bahkan jarang dipakai,”jelas Yenny di lokasi terpisah kepada Obsessionnews.com, Rabu (30/3/2016).

Sementara itu menyangkut Anggaran Rp 570 Miliar, FITRA menilai dana tersebut tidak terdapat dalam alokasi APBN 2016, sehingga berpotensi rawan dijadikan bancakan oleh elit-elit tertentu.

“Yang ada hanya pembangunan gedung DPR sebesar Rp. 700 Miliar. Sayangnya diduga angka tersebut diubah-ubah sesuka hati oleh DPR untuk proyek yang berubah ubah perencanaannya,” ujarnya.

Terakhir ia mengatakan dana Rp. 570 miliar sebaiknya digunakan untuk membuat 1.000 perpustakanan di wilayah terdepan Indonesia. Sehingga anak-anak indonesia tidak sulit mengakses perpustakaan.

“Batalkan Proyek Perpustakaan Megah, Lebih baik membangun perpustakaan di daerah,”Pungkas Yenny. (Aprilia Rahapit)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.