Rabu, 8 April 20

Filsafat Mistis Mulla Sadra

Filsafat Mistis Mulla Sadra
* Hendrajit. (Foto: dok. pribadi)
Oleh: Hendrajit, Direktur Eksekutif Global Future Institute

 

Kenapa filsafat mistis Mulla Sadra menarik buat saya? Karena hasrat kuatnya untuk mencari makna tersembunyi dari Alquran. Bahwa kebenaran Tuhan itu tak terhingga. Sehingga selalu dimungkinkan munculnya pandangan baru.

Namun bukan itu saja inti pokok pandangan Mulla Sadra yang menarik. Mulla Sadra memandang mitologi dan rasio sama-sama pentingnya. Mitologi merupakan usaha mengorganisasikan pengalaman-pengalaman alam tak sadar menjadi imagi yang membantu manusia bisa berhubungan dengan wilayah alam bawah sadar. Alam tak sadar ini kerap disebut alam-al-mitsal. Alam antara, yang menengahi antara alam fisik dan alam ilahiah.

Singkat cerita. Mulla Sadra berpendapat bahwa kebenaran bukanlah sekadar sesuatu yang bisa dipersepsi secara logis. Kebenaran juga memiliki dimensi interior (dalam) yang tak bisa ditangkap oleh kesadaran biasa.

Di sinilah mitos atau mitologi jadi penting. Mitos memberikan cara memandang masyarakat dan cara mengembangkan kehidupan batiniah orang beriman.

Maka itu jangan anggap enteng kekuatan spiritual dari dongeng atau kisah fiksi yang kita serap baik melalui sastra lisan, termasuk dongeng yang disampaikan orang tua pada anak anaknya. Maupun lewat bacaan.

Sebab ketika kita menyerap kisah, kita diaktifkan batin bawah sadar kita. Maka tak heran ketika habis menyerap dongeng atau kisah fiksi, kita merasa tercerahkan. Ada sesuatu yang menyala di dalam jiwa.

Alhasil muncullah sebuah kesadaran baru, suatu cara pandang baru dalam melihat persoalan. Maupun dalam memecahkan masalah.

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.