Selasa, 4 Oktober 22

Film Horror ‘Badoet’ Bergaya Hollywood Rilis November

Film Horror ‘Badoet’ Bergaya Hollywood Rilis November

Jakarta, Obsessionnews – Film Badoet yang disutradarai oleh Awi Suryadi akan dirilis pada 12 November 2015. Film pertama yang diproduseri oleh Daniel Topandasani akan menampilakn film horor & thriller dengan konsep yang berbeda. Dikemas bergaya Hollywood tanpa menampilkan adegan esek-esek (adegan erotis).

“Film Badoet ini beda konsep horror, tapi tidak menampilkan adegan erotis. Semuanya keren dengan dirinya,” ucap Daniel Topandasani dalam acara Launching Trailer, Poster Film dan Ost. “BADOET” di Queens Tandor Restaurant, MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2015).

Film Badoet yang diproduksi oleh Production House ‘DT.Film’ di bawah naungan Daniel Topandasani dan Haresh Kemlani, menampilkan bintang film Daniel Topan, Ratu Felisha, Christoffer Nelwan, Aurelie Moeremans, Tiara Westlake, Ronny P Tjandra, Marcel Chandrawinata.

Meski Ratu Felisha  terkenal dengan film adegan panasnya, dalam film Badoet ia dipastikan tidak menampilkan adegan syurnya, malah tampil dengan keibuannya.

badoet2

Film yang akan mengangkat nama perfilman Indonesia di kancah internasional dengan mengikuti banyak festival, bercerita Badoet yang diawali dengan ketakutan  Daniel Topandasani terhadap Badoet yang menjadi inspirasi dalam film ini.

Film Badoet tentu akan sangat menarik juga mengingat sosok Haresh Kemlani merupakan tokoh perfilman yang ingin  memajukan film Indonesia. Ia memulai karirnya pada 2010 sebagai Executive Producer di UAE hingga tahun  2012.

Sinopsis singkat film Badoet bertema ‘Datang membawa tawa.Pulang membawa nyawa’, berkisah setelah tiga anak kecil tetangga mereka ditemukan mati secara tragis, sekelompok anak muda penghuni sebuah rusun berusaha menyelidiki. Sejak saat itu, terror menghujam bertubi-tubi dalam wujud sosok badut misterius.

Seiring perjalannan, dengan memuncaknya kengerian, anak-anak muda itu tersadar bahwa kekuatan yang mereka hadapi datang dari kegelapan terdalam dan kesempatan untuk menghindari tawa pembawa mautnya mungkin sudah mereka lewati. (Popi Rahim)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.