Senin, 30 November 20

Festival Literasi Mampu Lahirkan SDM Tangsel yang Berkualitas

Festival Literasi Mampu Lahirkan SDM Tangsel yang Berkualitas
* Acara rangkaian penutupan Festival literasi di TBM Maleo, Pondok Pucung, Pondok Aren, Minggu (25/10). (Foto: Istimewa)

Jakarta, Obsessionnews.com – Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany menutup rangkaian acara Festival literasi di TBM Maleo, Pondok Pucung, Pondok Aren, Minggu (25/10/2020). Acara ini sebelumnya diselenggarakan dalam rangka meningkatkan kesadaran literasi bagi masyarakat.

Airin menjelaskan acara ini bisa membantu pemerintah dalam memberikan dan menerapkan pendidikan literasi. Apalagi dia mengetahui rangkaian festival ini menggunakan keunggulan teknologi, sehingga melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.

Dia meyakini apapun bentuk perlombaan dan festivalnya, asal dilakukan sungguh-sungguh dan memiliki tujuan maka akan memberikan manfaat kepada pesertanya.

“Bisa menanamkan budi pekerti dan lainnya,” ujar Airin dalam keterangan tertulisnya yang diterima obsessionnews.com, Senin (26/10).

Adapun festival ini merupakan pelengkap pendidikan yang tidak setiap hari siswa dapatkan di sekolah. Apalagi, saat ini Tangsel masih menerapkan belajar di rumah, sehingga ini bisa sangat dimanfaatkan. Dia berharap festival semacam ini bisa terus dilakukan.

“Tapi pesannya tolong terapkan protokol kesehatan,” kata Airin.

Ketua Magma atau Komunitas Gemar Membaca Kota Tangsel Herlina menambahkan, selama ini Pemerintah Kota Tangsel terus memberikan dukungan terhadap komunitas ini agar bisa dan mampu meningkatkan minat bacanya.

Saat ini Magma merupakan komunitas yang membawahi sekitar 80-an taman baca masyarakat, di mana sudah didirikan semenjak 10 tahun yang lalu berharap semakin banyak taman baca yang bisa memberikan fasilitas berupa buku bacaan dan kegiatan lain.

“Komunitas ini didirikan oleh Wali Kota Tangsel sendiri, dengan komitmen bahwa Tangsel mampu melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas,” kata Herlina.

Saat ini Herlina memastikan pelayanan di taman baca di Tangsel masih gratis. Dan harapannya bahwa akan semakin banyak taman baca dengan beragam aktivitas yang mampu mengasah kreativitas di luar pendidikan yang diberikan di sekolah. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.