Selasa, 19 Januari 21

Fenomena Petugas Partai

Fenomena Petugas Partai
* Letjen TNI Mar (Purn) Suharto

Semula saya tidak begitu percaya dgn ucapan Jokowi petugas partai,mengingat Jokowi-Jk dipilih melalui “Pemilu yg katanya Jurdil” (perlu dipertanyakan kelanjutan pemeriksaan 4 container documen CI ). Tetapi setelah Mendagri Tjahyo Kumolo menunjuk Pati Polri menjadi Plt Gubernur, barulah saya yakin bahwa “Petugas Partai” betul ada.

Saya tidak ingin menambah komentar ttg Polri jadi Plt Gubernur, karena sudah penuh dengan penolakan dari berbagai kalangan masyarakat baik secara politik, hukum maupun kepatutan dlm kita bernegara. Saya hanya ingin mengajak semua saudara saudaraku bangsa Indonesia: Patutkah Republik sebesar dan seluas 1,5 X Eropa dikendalikan oleh para “Petugas Partai”, dimana partai di Indonesia masih merepresentasikan pemilik/pembentuknya, belum perwujudan rakyat secara utuh.

Inilah salah satu bentuk melencengnya kaidah kita bernegara akibat dari kudeta Konstitusi UUD kita menjadi UUD 2002 (UUD palsu). Kembali kita ke fenomena Petugas Partai. Turbulensi pengelolaan Negara akhir akhir ini banyak disebabkan oleh keputusan keputusan yg dibuat oleh para petugas petugas partai yg belum bisa menjadi “Negarawan”.

Cara berfikir masih sektoral belum Nasional. Ego untuk pemenangan partainya masih sangat kental. Mulailah berfikir dari lubuk hati yang paling dalam, karena disitulah keadilan, kebenaran dan kejujuran berlabuh. Disitulah inti jati diri manusia.

Pemimpin Negara siapa pun dia ; Presiden kek, Wapres kek, menteri keq ataupun pemimpin negara lainnya dalam membuat keputusan apapun yg menyangkut kepentingan rakyat banyak (termasuk keputusan penunjukan Plt Gubernur) hendaknya berangkat dari lubuk hati yang paling dalam tadi, jangan ada kepentingan lain kecuali rakyat dan Negara.

Tinggalkan ego ego partai apalagi untuk pencitraan. Karena pd dasarnya PENCITRAAN ADALAH KEBOHONGAN ABSOLUT YANG DIRENCANAKAN. Tinggalkan predikat petugas partai,dan beralihlah menjadi “Negarawan sejati “. Terima kasih dan selamat bertugas.

Jakarta, 30 Januari 2018
Letjen TNI Mar (Purn) Suharto
Mantan Komandan Korps Marinir

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.