Selasa, 21 September 21

Fahri: Twitter Itu Adalah Bahasa Informal

Fahri: Twitter Itu Adalah Bahasa Informal

Jakarta – Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Fahri Hamzah menyingkapi pernyataan di twiternya yang diduga menghina Capres nomor urut dua, Joko Widodo (Jokowi).

Fahri mengatakan twitter ini tidak bisa di hukum semacam forum yang formil. Karena menurut dia, di twitter itu nyelip karakter pribadi seseorang. “Jadi kalau saya menyebut kata gile, gile lu ndro dan kemudian sinting itu, penutup-penutup yang sering kita gunakan dalam bahasa formal dan twitter itu adalah bahasa informal,”ujar Fahri di Jakarta, Rabu (2/7/2014).

Menurut Fahri, yang dirinya mau kalau ada yang salah, ya dibilang salah. “Pak SBY aja saya kritik dan itu yang menyebabkan saya juga dianggap orang seolah-olah loyal,”ungkapnya.

Kalau orang yang membaca twitter miliknya, diakui banyak sekali, karena selama ini dia dikenal orang yang keras. “Selama ini saya ngomong, saya tidak peduli siapa orangnya yang dikritik,”ujar Fahri.

Fahri juga mengatakan, terkait twiter tersebut  itu kebetulan dengan jabatan posisi dirinya sebagai legislatif yang mengawasi siapapun yang anggap salah ya dikritik olehnya.

“Termasuk daerah-daerah angker yang tidak berani di kritik saya kritik. Karena kritik itu sehat dan saya menggunakan twitter saya untuk mengkritik,”pungkasnya. (Pur)

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.