Senin, 26 September 22

Fahira Tegaskan Perlu UU, Agar Minol Tidak Bisa Dibeli Siapa Saja, di Mana Saja, dan Kapan Saja

Fahira Tegaskan Perlu UU, Agar Minol Tidak Bisa Dibeli Siapa Saja, di Mana Saja, dan Kapan Saja
* Anggota DPD RI Fahira Idris. (Foto: dok. pribadi)

Oleh karena itu butuh sebuah regulasi minol setingkat undang-undang (UU) yang berlaku secara nasional di seluruh wilayah Indonesia, agar negeri ini punya aturan yang tegas dan jelas.

“Di negara paling liberal sekalipun anak dan remaja dilarang keras membeli dan mengonsumsi minol. Di negara yang memang punya budaya minum alkohol sekalipun penjualan minol diatur secara ketat baik tempat maupun syarat menjualnya. Di negara paling sekuler sekalipun ada aturan kapan saja alkohol boleh dijual ke konsumen dan aturan di mana saja alkohol boleh dikonsumsi. Di Indonesia, berbagai larangan soal minol ini belum dijalankan maksimal karena tidak ada undang-undang khusus yang mengaturnya. Sampai kapan kita harus terus menutup mata melihat kondisi seperti ini?” tukas Fahira yang juga Ketua Gerakan Nasional Anti Miras di Jakarta dalam keterangan tertulisnya yang diterima obsessionnews.com, Senin (16/11/2020).

Walau judul RUU mengandung kata larangan, lanjutnya, sebenarnya jika dicermati pasal-pasal dalam RUU LMB ini lebih kepada mengatur produksi, distribusi, dan konsumsi minol. Ini karena dari semua larangan produksi, distribusi, dan konsumsi minol ini tidak berlaku untuk kepentingan adat, ritual keagamaan, wisatawan, farmasi, dan tempat-tempat yang diizinkan oleh peraturan perundang-undangan yang semua ini akan diatur lebih rinci dan jelas dalam Peraturan Pemerintah.

Halaman selanjutnya

Pages: 1 2 3

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.