Jumat, 3 Februari 23

Fahira Idris Kutuk Aksi Teror Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar

Fahira Idris Kutuk Aksi Teror Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar
* Anggota DPD RI Fahira Idris. (Foto: ist)

Obsessionnews.com – Anggota DPD RI Fahira Idris mengutuk keras aksi teror bom bunuh diri yang terjadi di Polsek Astanaanyar, Bandung, Jawa Barat (7/12/2022). Dia meyakini dengan pengalaman dan profesionalitasnya, pihak kepolisian mampu mengungkap kasus ini dan mampu mencegah aksi terorisme di tanah air.

“Saya sangat prihatin dan mengutuk keras aksi teror ini. Saya meminta kejadian ini diusut tuntas secara proporsional. Pasca peristiwa ini, kita semua harus tetap tenang dan tidak panik namun harus tetap terus waspada. Kita serahkan kasus ini kepada pihak kepolisian yang dengan pengalaman dan profesionalitasnya, saya yakin mampu mengungkap kasus ini dan mampu mencegah aksi terorisme di tanah air,” ujar Fahira Idris di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, dalam siaran pers, Rabu (7/12).

Tidak hanya mengakibatkan beberapa anggota polisi terluka, aksi teror ini juga mengakibatkan satu anggota polisi meninggal dunia.

 

“Saya juga menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya satu anggota polisi dalam peristiwa ini. Mari kita doakan bersama semoga keluarga diberi kekuatan dan ketabahan,” ungkap senator asal Jakarta ini.

 

Fahira juga memohon kepada siapa pun untuk tidak menyebarkan foto dan video terkait peristiwa ini lewat platform apapun. Ini karena, penyebaran foto dan video terkait peristiwa ini secara tidak langsung akan menyebarkan ketakutan seperti yang diinginkan pelaku teror.

“Mohon ini menjadi perhatian dan kesadaran kita bersama. Mari kita tingkatkan kembali kewaspadaan di lingkungan masing-masing. Pengurus RT/RW bersama warga dimohon selalu waspada dengan memantau pergerakan dan dinamika masyarakat dan tamu-tamu di lingkungannya masing-masing,” pungkasnya. (red) 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.