Rabu, 25 Mei 22

Fadli Zon Tetap Ngotot Bela Setya Novanto

Fadli Zon Tetap Ngotot Bela Setya Novanto
* Fadli Zon.

Semarang, Obsessionnews – Meski di sosial media dan berbagai kalangan mengecam Ketua DPR RI Setya Novanto terkait skandal ‘papa minta saham’ tetapi Wakil Ketua DPR Fadli Zon tetap ngotot membela Politisi Partai Golkar itu. Padahal, kasus ini dinilai pelanggaran berat etika dan bahkan disarankan diproses hukum.

Namun anehnya, Fadli Zon menganggap percakapan Setya Novanto dengan pengusaha tambang/minyak Riza Chalid dan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin hanya sebagai “obrolan warung kopi” dalam dunia politik nasional.

“Obrolan biasalah. Obrolan warung kopi yang tidak ada ada follow upnya,” kilah Fadli Zon enteng kepada wartawan usai Politisi Partai Gerindra ini bersaksi dalam kasus pencemaran nama baik dengan terdakwa Ronny Maryanto di Pengadilan Negeri Semarang, Kamis (10/12/2015).

Fadli Zon beralasan, tidak ada obrolan permintaan saham dan pencatutan nama oleh Setya Novanto di dalam rekaman. Menurutnya, jika obrolan itu memang serius, dipastikan ada pertemuan lagi untuk menindaklanjuti masalah tersebut. “Terlebih masalah pembelian saham juga tidak mudah,” kelitnya pula.

“Apalagi orang politik kalau ngobrol, dan politik di tingkat nasional. Saya kalau ngobrol ya pasti bawa (nama) presiden, menteri, biasa itu. Jadi itu suatu hal biasa yang terjadi dalam obrolan itu,” kilah Fadli Zon lagi

Ia pun mengaku hanya membela institusi DPR yang diwakili Ketua DPR RI, Setya Novanto dimana dengan mudah diintervensi oleh swasta asing. Ia justru merasa aneh jika pembicaraan informal tersebut dipermasalahkan. Pasalnya, tidak ada dasar hukum yang dilanggar terkait pertemuan ketiga petinggi itu.

“Ini digiring begitu saja. Seolah-olah terjadi sebuah kejahatan. Itu orang ngobrol-ngobrol informal terus direkam kemudian dilaporkan,” eyelnya.

Seperti diketahui, Setyo Novanto dituding mencatut nama Presiden dalam rencana memperpanjang kontrak PT Freeport di Indonesia. Kejadian terbongkar saat rekaman pembicaraan antara Setya Novanto, pengusaha Riza Chalid dan Maroef Sjamsoeddin direkam dan dilaporkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said kepada Mahkamah Kehormatan DPR (MKD). (Yusuf IH)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.