Kamis, 27 Januari 22

Fadli Zon: KPK Jangan Berteori!

Fadli Zon: KPK Jangan Berteori!

Jakarta, Obsessionnews.com – Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar tidak terlalu banyak berteori dengan mewacanakan sanksi pemberatan berupa biaya sosial bagi koruptor. Ia meminta agar KPK lebih fokus saja menyelesaikan kasus-kasus besar.

“Enggak usah berteori kayak gitu, lah. Kasus-kasus yang besar harusnya ditangani dulu. Seperti Sumber Waras, reklamasi. Kan KPK sekarang seperti jadi alat pemerintah,” kata Fadli di DPR Kamis (15/9/2016) sore.

Menurut Fadli wacana yang dilontarkan KPK masih rancu dan tidak bisa diukur. Mestinya, kata dia hukuman itu diserahkan sepenuhnya kepada pengadilan. Misalnya, berapa yang harus dibayar oleh koruptor untuk mengembalikan kerugian negara yang sudah dicuri.

“Mengambil Rp 10 miliar dibalikannya Rp 10 miliar. Kalau mau dihitung dampaknya, dia ambil tahun berapa bunganya sekian itu masih bisa dihitung. Kalau biaya sosial, biaya sosial apa? Kalau tidak bisa membayar bagaimana? Atau diganti hukumannya diperpanjang. Itu harusnya di hukumannya bukan di biaya sosial,” ujarnya.

KPK berpandangan pemberatan hukuman dengan biaya sosial itu akan menumbuhkan efek jera terhadap koruptor. Selain itu, gagasan penerapan hukuman biaya sosial korupsi ini juga diharapkan dapat memulihkan kerugian keuangan negara ataupun perekonomian akibat korupsi.

‎Usulan biaya sosial muncul setelah hukuman yang diterima para koruptor semakin ringan bahkan sampai hanya 2 tahun 1 bulan. Adapun perhitungan biaya sosial korupsi yang dikaji KPK terdiri dari biaya eksplisit dan biaya implisit. Maka dengan adanya penghitungan biaya sosial korupsi, koruptor dapat dituntut lebih tinggi, serta membuat mereka kapok untuk melakukan korupsi. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.