Sabtu, 23 Oktober 21

Fadli Sebut Usulan Mendagri Konyol

Fadli Sebut Usulan Mendagri Konyol

Jakarta, Obsessionnews – Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menilai usulan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo untuk memberikan sanksi bagi partai politik yang tidak usung calon kepala daerah adalah sesuatu kekonyolan. Sebab, itu tidak ada hubungannya dengan Undang-Undang Parpol.

“Itu apalagi konyol banget, soal mau mengusung atau tidak itu kan terserah partai, masa diberi sanksi,” ujarnya di DPR, Jumat (7/8/2015).

Menurutnya, bagi partai yang tidak mengusung calon kepala daerah, semata-mata bukan tidak mendukung Pilkada di daerah tersebut, melainkan parpol punya pertimbangan sendiri ‎secara politik yang bisa memberikan keuntungan di daerah.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini menegaskan, jangan sampai hanya karena ada calon tunggal dalam Pilkada serentak ini, pemerintah kemudian semena-mena membuat aturan baru dengan mengorbankan partai yang lain.

“Tidak bisa karena hanya calon tunggal di tujuh daerah, partai lain dikorbankan,” katanya.

Adapun mengenai polemik calon tunggal, Fadli mengusulkan tidak perlu diterbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu). Ia percaya perpanjangan waktu pendaftaran Pilkada yang dibuka oleh Komisi Pemilihan Umum selama tiga hari akan memberi ruang bagi parpol untuk mengusung calon yang baru.

“Kalau semisal, tiga hari belum ada yang mendaftar, ya dah calon tunggal itu saja yang dipilih, setuju atau tidak setuju,” jelasnya.

Sebelumnya, Tjahjo mengatakan, pemerintah berencana merevisi kembali undang-undang tentang pemilihan kepala daerah, partai politik, dan pemilu. Salah satu poinya adalah pemberian sanksi bagi parpol yang tidak mengusung calon kepala daerah.  Hal ini demi mengantisipasi munculnya calon tunggal pada masa datang. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.