Selasa, 23 April 19

Exit Poll Pemilih Luar Negeri Jokowi Ungguli Prabowo

Exit Poll Pemilih Luar Negeri Jokowi Ungguli Prabowo
* Pasangaan calon Presiden 01 dan 02 pada Pilpres 2019. (Edwin B.OMG)

Jakarta, Obsessionnews.com – Pemilihan umum telah memanggil rakyat Indonesia untuk menentukan calon presiden dan calon anggota legislatif (caleg) pilihannya pada Pemilu 2019.

Dalam merayakan pesta demokrasi ini, pemilih luar negeri sudah melakukan pemungutan suara terlebih dahulu dibandingkan pemilih di Indonesia.

Pasca pemungutan suara luar negeri terlaksana berbagai hasil exit poll yang memenangkan salah satu pasangan calon bermunculan di media sosial.

Dari hasil exit poll pemungutan suara di luar negeri, hasil pasangan petahana Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma’ruf Amin dan PDI Perjuangan menang atas lawannya, pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (Prabowo-Sandi). Hitung cepat tersebut berlangsung di Singapura, Melbourne, Sydney, Berlin, dan Toronto.

Exit pool di Singapura, Jokowi-Ma’ruf mendapatkan 69,86 %. Kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno hanya 21,24 %. Sementara untuk parpol, PDI-P meraih 24 %. Suara Runner up Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 12,5 %bersaing ketat dengan Golkar 12,4 %.

Exit Poll dilakukan dengan survei wawancara tatap muka yang dilakukan terhadap pemilih yang baru saja menyalurkan hak pilihnya di bilik suara. Memang pelaksanaan Pemilu luar negeri sudah dimulai sejak 8 April hingga 14 April 2019. Namun perhitungan suara di luar negeri sendiri akan dimulai secara serentak pada 17April.

Sementara, Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah memperkenankan lembaga survei untuk melakukan exit poll di TPS luar negeri. Meski begitu, KPU menegaskan bahwa hasil exit poll yang dilakukan di luar negeri tidak menggambarkan hasil pemilu seutuhnya. Sebab, dari tiga metode pemungutan surat suara di luar negeri, hanya satu metode saja yang dapat dilakukan exit poll, yakni metode memilih langsung di TPS.

“Yang kami atur adalah exit poll di dalam negeri. Sudah diatur demikian, dua jam setelah pencoblosan selesai,” ujar Komisoner KPU RI Viryan Azis di KPU RI, Jakarta Pusat, Senin (15/4/2019).

Penjelasan Viryan mengacu pada ketentuan dalam pasal 449 ayat 5 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu (UU Pemilu)

Sementara itu, Komisioner KPU lainnya, Ilham Saputra mengatakan bahwa ia belum mendapatkan laporan soal rilis hasil Pemilu luar negeri lewat metode exit poll tersebut.

Ilham enggan berkomentar lebih jauh soal perkara exit poll luar negeri yang memang tak diatur oleh KPU.

“Saya belum dapat laporan. Nggak mau spekulasi (karena) belum dapat laporannya. No comment,” kata Ilham.

Soal exit poll, Pengamat Politik dan juga Direktur Lingkar Madani Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti menanggapi soal tersebut.

Ray mengatakan, memang tidak ada dasar hukumnya sama sekali soal exit poll itu. Baik di Undang-undang dan dengan sendirinya maupun di PKPU.

“Saya kira tidak diatur itu bukan karena lupa tapi memang tidak ingin untuk diatur,” ujarnya kepada obsessionnews.com, Jakarta, Selasa (16/4).

Menurut dia, salah satu pertimbangannya adalah tidak terlalu signifikan terhadap perolehan suara nasional.

“Hanya, dalam kondisi di mana persaingan seperti saat ini begitu kuat, exit poll tersebut bisa jadi memberi implikasi psikologis terhadap pemilih di dalam negeri,” ungkap Ray.

Berikut isi exit poll dari sejumlah Negara yang beredar di media sosial.

1. Singapore

Pilihan Presiden dan Wakil Presiden Jokowi-Ma’ruf sebesar 69,86%, sedangkan Prabowo-Sandi sebesar 21,24%, rahasia atau tidak jawab 9%.

Pilihan Partai Politik:

PKS: 3,6%

Perindo: 1,8%

Nasdem: 8,9%

Golkar: 12,4%

PKPI: 0,5%

Garuda: 0,1%

PKB: 12,5%

PDIP: 24,8%

PPP: 2,5%

PBB: –

PAN: 1,1%

Hanura: –

Demokrat: 5,3%

Gerindra: 12,1%

Berkarya: –

PSI: 1,8

Rahasia atau tidak menjawab: 12,6%

2. Melbourne

Pilihan Presiden Jokowi – Maruf sebesar 80.91 %, sedangkan Prabowo Sandi 10.91 %, dan rahasia atau tidak menjawab 8.18 %.

Kepuasan terhadap kinerja presiden saat ini:

45,45% Sangat puas

42,73 % Cukup puas

4,55% Kurang puas

0,91% Tidak puas sama sekali

6,36% Tidak jawab

Pilihan Partai berdasarkan persentase suara terbanyak:

PDIP: 39,09%

GOLKAR:24,55%

Tidak Jawab atau rahasia: 19,9%

PKS: 6,36%

Gerindra: 2,73%

PKB: 2,73%

Nasdem: 1,82%

PAN: 1,82%

PSI: 1,00%

3. Berlin

Pilihan Presiden dan Wakil Presiden Jokowi – Maruf sebesar 79,3%, sementara Prabowo – Sandi 11,2%, rahasia Rahasia atau tidak menjawab 9,5%.

Pilihan Partai Politik:

PKB: 3,4%

Gerindra: 7,8%

PDIP: 31,9%

Golkar: 6,6%

Nasdem: 9,5%

Garuda: –

Berkarya: –

PKS: 6,0%

Perindo: 2,6%

PPP: –

PAN: 1,7%

Hanura: –

Demokrat: 4,3%

PBB: –

PKPI: –

PSI : 1,7

Rahasia atau tidak jawab: 24,5%

4. Sydney

Pilihan presiden Jokowi – Maruf sebesar 80,83 %, sementara itu Prabowo – Sandi 12,50 %, dan rahasia atau tidak menjawab 6,67 %.

Pilihan partai berdasarkan persentase suara terbanyak:

Tidak Jawab/Rahasia: 35%

PDIP: 30,83%

Golkar: 20,83%

Gerindra: 8,67%

Demokrat: 2,17%

Perindo: 1,67%

PSI: 0,83 %

5. Toronto

Pilihan presiden Jokowi – Ma’ruf sebesar 76,7%, sedangkan Prabowo Sandi 7,8 %, dan tidak menjawab 15%.

Pilihan partai berdasarkan persentase suara terbanyak:

PDIP  50,9%

GOLKAR  22,4%

PKS 2,6%

PAN 1,7%

PKB 0,9%

Gerindra 0,9%

Nasdem 0,8%

PSI 0,8%

Tidak jawab 19%

6. Arab Saudi

Pilihan presiden Jokowi – Ma’ruf sebesar 53,1%, sementara Prabowo – Sandi 41,0%, dan tidak menjawab: 5,9%

Pilihan partai berdasarkan persentase suara terbanyak:

PDIP: 25,8%

PKB: 23,9%

Gerindra: 18,3%

PSI: 12,6%

PKS: 4,2%

Golkar: 3,2%

Nasdem: 3,1%

PPP: 2,5%

Demokrat: 1,7%

Perindo: 0,8%

Tidak menjawab: 3,9%

(Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.