Sabtu, 25 Mei 19

Erick Thohir: Kubu Prabowo Terus Menciptakan Kebohongan

Erick Thohir: Kubu Prabowo Terus Menciptakan Kebohongan
* Ketua TKN Erick Thohir. (Foto: IG Erick Thohir)

Jakarta, Obsessionnews.com – Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Erick Thohir,  menuding kubu dari tim sukses pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno terus menciptakan kebohongan.

Menurut Erick, kebohongan itu berdasarkan adanya perbedaan pernyataan resmi dari anggota Badan Pemenangan Nasional ( BPN) mengenai tiga perempuan yang melakukan kampanye hitam terhadap Jokowi-Ma’ruf di Karawang, Jawa Barat. Satu sisi ada yang mengatakan perempuan itu bagian dari kubu mereka.

 

Baca juga:

Kedatangan Prabowo di Jombang Disambut Pendukung Jokowi

Politisi PDI-P: Prabowo Tak Punya Riwayat Menang Kecuali Jadi Ketum Gerindra

JK yang Beri Izin Prabowo Kuasai Tanah 220.000 Hektare di Kaltim

 

“Contoh soal tiga ibu-ibu yang di Karawang itu. Kemarin ada yang tidak sinkron, ada anggota BPN bilang ‘itu bukan tim kita’, ada yang bilang ‘ini tim kita yang harus dibela’. Kan jelas, Allah membuka, mengasih lihat ketika suatu kebohongan terus dibangun,” ujar Erick ketika ditemui di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, Rabu (27/2/2019).

Menurutnya, suatu fitnah terus dibangun kubu Prabowo-Sandiaga. Bukan kali ini saja, jauh sebelum itu kebohongan juga pernah diciptakan mereka dengan menyeret mantan Juru Bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Ratna Sarumpaet. Begitu juga isu mengenai surat suara tercoblos tujuh kontainer.

“Kita enggak mau terjebak oleh kampanye hitam. Dan kita tentu siap dipanggil KPU dan Bawaslu, bukan malah menakuti dan menyerang mereka,” tutur Erick.

“Dan bersyukur sekarang ada alumni-alumni, influencer muda yang menunjukkan bahwa kita bergerak menuju pemerintahan yang benar dan baik,” sambungnya.

Ke-tiga perempuan yang diduga melakukan kampanye hitam terhadap Jokowi-Ma’aruf Amin telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian. Perempuan asal Karawang berinisial ES, IP, dan CW itu juga sudah ditahan.

Sebelumnya diberitakan, warga Karawang dan netizen dihebohkan video sosialisasi yang diduga mengarah pada kampanye hitam terhadap pasangan capres dan cawapres nomor urut 01.

Dalam video tersebut tampak dua perempuan tengah berbicara kepada salah seorang penghuni rumah dalam bahasa sunda. Salah seorang perempuan berkata pada seseorang bahwa apabila Jokowi terpilih tak ada lagi suara azan.

“Moal aya deui sora azan, moal aya deui Nu make tiyung. Awewe jeung Awewe meunang kawin, lalaki jeung lalaki meunang kawin (tidak ada lagi suara azan, tidak ada lagi yang pakai kerudung, perempuan dan perempuan boleh menikah, laki-laki dan laki-laki boleh menikah,” kata perempuan dalam video tersebut. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.